Categories: Sidoarjo

PKB Sidoarjo Luncurkan Hari Fraksi, Warga Bebas Sampaikan Aspirasi Setiap Jumat

METROTODAY, SIDOARJO – Jumat bakal menjadi hari yang menegaskan fungsi representasi politik masyarakat bagi anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sidoarjo. Hari itu ditetapkan sebagai Hari Fraksi. Pintu aspirasi dibuka lebar-lebar.

Setiap Jumat, anggota Fraksi PKB berkumpul di kantor DPC PKB, Jalan Erlangga, Sidoarjo. ”Anggota Fraksi PKB akan ngantor di DPC mulai jam 8 pagi sampai 4 sore,” ujar Ketua DPC PKB Abdillah Nasih saat launching Hari Fraksi di Sidoarjo, Jumat (1/5).

Nasih melanjutkan, itu merupakan kebijakan baru dari partai. Hal tersebut juga menjadi bagian dari komitmen untuk lebih dekat dengan masyarakat.

”Kami pengin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Monggo disampaikan unek-unek, wadulan, atau usulannya. Kantor DPC PKB terbuka lebar,” terang Nasih.

Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Sidoarjo itu mengakui masih banyak pekerjaan rumah di Kota Delta. Mulai urusan pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Nah, PKB ingin memantapkan peran sebagai penyambung lidah masyarakat.

”Masyarakat bebas menyampaikan aspirasinya,” tegasnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori akan memandu langsung pelaksanaan Hari Fraksi. Kendati menetapkan Hari Fraksi, Dhamroni menegaskan bahwa aspirasi masyarakat bisa disampaikan kapan saja.

”Kami jembatani ruang komunikasi langsung dengan Hari Fraksi ini. Secara formal begitu. Tapi, kami tidak hanya di hari Jumat, kapan saja bisa,” katanya. Dia memastikan setiap aspirasi akan dikawal dan ditindaklanjuti.

Ketua DPC PKB Sidoarjo Abdillah Nasih memberikan sambutan dalam launching Hari Fraksi, Jumat (1/5/2026). (Metrotoday)

Menatap 2029

Dalam launching yang dihadiri seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo, jajaran pengurus DPC dan DPAC PKB Sidoarjo, serta PCNU Sidoarjo itu, Nasih menjelaskan bahwa penetapan Hari Fraksi menjadi tonggak agar PKB dekat dan nyata bekontribusi di masyarakat. ”Tantangan 2029 semakin berat,” ucap Nasih.

Arahan DPW PKB Jawa Timur, kata Nasih, tiap-tiap DPC diminta untuk mengawal empat program strategis. Pertama, penetapan Hari Fraksi yang dimulai serentak pada 1 Mei 2026. Berikutnya adalah restrukturisasi partai di tingkat DPC. Mesin partai diperkuat hingga akar rumput.

Program ketiga, pemetaan dan penguatan zona pemenangan. ”Mana dapil yang tidak punya caleg potensi, mana yang identity party-nya masih lemah, semua dipetakan,” papar Nasih.

Yang keempat adalah pencalegan dini. Akhir 2026 dimulai pencalegan dini tahap awal. Menurut Nasih, di fraksi akan ditanyakan kepada setiap anggota: bertahan di kabupaten atau naik ke provinsi atau pusat.

”Itu empat program yang harus dikawal,” tandas Nasih. (red/MT)

Naufal

Recent Posts

Bupati Subandi Pimpin Razia Serentak, Ribuan Botol Miras Disita di Sidoarjo

Razia serentak yang digelar bersama Forkopimda dan Forkopimka di 18 kecamatan, Sabtu (1/8) malam, membuahkan…

44 minutes ago

Budaya Indonesia Menjangkau Hati Berbeda Bangsa dalam Indonesia Day on the Creek 2026(2)

Indonesia Day on the Creek bukan sekadar festival, tetapi ruang untuk membangun hubungan melalui budaya.

2 hours ago

Suara Reog Mengubah Langit Maryland saat Indonesia Day on the Creek 2026 (1)

Untuk pertama kalinya, suara gamelan, denting angklung, dan hentakan musik Reog Ponorogo menggema sepanjang hari…

2 hours ago

Tegas! Bupati Subandi Tutup 3 Toko Miras yang Langgar Aturan

Bupati Sidoarjo Subandi menindak tegas tempat penjualan minuman keras (miras) yang menyalahi ketentuan. Jumat (31/7/2026)…

2 days ago

Potensi 540 Hektare, Komisi C DPRD Surabaya Minta Perluasan Kebun Raya Mangrove Libatkan Masyarakat

Kebun Raya Mangrove Surabaya kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar destinasi wisata edukasi.

2 days ago

Viral Tuduhan Eksploitasi Anak Disuruh Mengemis, DP3A-PPKB Surabaya Belum Temukan Bukti, Anak Diasuh dengan Baik

Video yang beredar di media sosial menuding seorang anak berusia lima tahun ditelantarkan dan dieksploitasi…

2 days ago

This website uses cookies.