Namun demikian, perhatian pemerintah perlu diberikan. Harapannya agar pembinaan tersebut lebih tertata. “Misalnya membimbing para pelatih untuk mengikuti program kepelatihan,” katanya.
Para pelatih yang memegang sertifikasi kepelatihan akan melakukan pembimbingan lebih sistematik dan terarah. “Namun demikian mendapatkan sertifikasi tidak mudah,” ungkapnya.
Biaya untuk mengikuti program sertifikasi juga tidak murah. “Nah di sanalah pemerintah harus melihat potensi,” ucapnya.
Suhairil, pembina SSB Putra Delta, juga urun rembuk. Dia mengatakan bahwa lapangan-lapangan desa harus digiatkan untuk menggelar kompetisi-kompetisi. Sebab, kegiatan itu akan melahirkan efek domino yang panjang.
“Dengan kompetisi yang panjang. Secara tidak langsung lapangan bola akan menjadi magnet bagi warga masyarakat,” katanya.
Bahkan, hal tersebut juga akan menghidupkan ekonomi desa. Di antaranya UMKM di sekitar lapangan bola bisa hidup. Sebab, banyak orang yang akhirnya membeli dagangan mereka.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai melakukan pembenahan besar-besaran terhadap sistem pengelolaan sampah melalui penguatan Tempat Pengolahan…
Tim nasional Amerika Serikat membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas…
Persiapan Timnas Inggris menuju laga perdana Piala Dunia 2026 menghadapi Kroasia mendapat gangguan tak terduga.…
Di tengah kemeriahan Piala Dunia 2026, muncul kritik tajam terhadap sistem imigrasi di Amerika. Sejumlah…
Timnas Kanada gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka Grup B Piala Dunia 2026. Kanada ditahan…
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen menjaga…
This website uses cookies.