Categories: Sidoarjo

Waspada Penipuan! Nama Bupati Sidoarjo Dicatut untuk Minta Uang Rp 50 Juta

METROTODAY, SIDOARJO – Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat publik kembali terjadi. Kali ini, nama Bupati Sidoarjo Subandi diduga disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi pemerasan.

Ketua Lazisnu PCNU Sidoarjo Dodi Dhiyauddin mengalami percobaan penipuan tersebut. Kronologinya bermula dari sebuah pesan WhatsApp (WA).

Dodi menerima pesan singkat dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai asisten Bupati Sidoarjo bernama “Pak Diky”. ​Pukul 11.15 WIB, dia menerima telepon langsung dari seseorang yang mengaku sebagai Bupati Subandi.
Pelaku meminta Dodi untuk menjauh dari keramaian dan berbicara secara rahasia. Dalam percakapan tersebut, pelaku meminta bantuan dana sebesar Rp 50 juta untuk keperluan pribadi.

Dodi tidak langsung percaya. Dia mencium gelagat mencurigakan setelah menemukan beberapa kejanggalan. Suara dan logat pria di seberang telepon berbeda dengan suara asli Bupati Subandi. Pelaku memiliki logat luar Sidoarjo yang kental.

Pelaku mengirimkan nomor rekening melalui WA. Namun, nama pemilik rekening tersebut bukan atas nama bupati maupun instansi resmi. Nama yang tercantum atas nama Della Pujianti (BRI). Saat mencoba meyakinkan melalui video call, pelaku tidak berani menunjukkan wajahnya di kamera.

“Alhamdulillah saya selamat dan tidak sempat mentransfer uang tersebut,” ujar Dodi.

Sementara itu, dari informasi tersebut Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn. mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh masyarakat Sidoarjo untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang kian marak. Modus penipuan tersebut dilakukan dengan mencatut nama dan foto profil dirinya untuk meminta sejumlah uang melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp maupun telepon.

Subandi menegaskan bahwa nomor yang digunakan oleh pelaku bukanlah nomor aslinya. Meski pelaku menggunakan foto profil bupati, nomor tersebut dipastikan palsu dan digunakan untuk kepentingan tindak kejahatan.

‎Subandi menjelaskan, para pelaku biasanya melancarkan aksi dengan menjanjikan bantuan dari pemerintah. Ujung-ujungnya, pelaku meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Sidoarjo, jangan mudah percaya jika ada telepon atau WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati. Apalagi jika meminta transfer uang dengan alasan biaya administrasi bantuan atau lainnya,” ujar Subandi.

Mekanisme pemberian bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo selalu melalui prosedur resmi. “Kalau ada bantuan pemerintah, itu pasti menggunakan mekanisme proposal resmi. Tidak ada bantuan yang diberikan tanpa prosedur jelas, apalagi sampai meminta uang kepada masyarakat,” tegasnya.

Mengingat momen mendekati Idulfitri, Subandi memperingatkan bahwa aksi penipuan semacam ini biasanya cenderung meningkat. Dia berharap masyarakat lebih teliti dan tidak ragu untuk melakukan konfirmasi melalui jalur resmi jika menerima pesan mencurigakan.
‎”Jangan sampai tertipu lagi. Gunakan HP dengan bijak dan selalu kroscek kebenarannya. Semoga hal ini tidak terjadi lagi pada masyarakat kita,” tandasnya. (red/MT)

Naufal

Recent Posts

Tanpa Melihat Tetap Presisi, Mahasiswa di Surabaya Ciptakan Timbangan untuk Barista Tunanetra

Tim Rasena dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) merancang AURIS (Auditory…

2 hours ago

Teken Kontrak Kinerja dan Surat Siap Mundur, Pejabat Surabaya Komitmen Capai Target

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terus diperketat untuk mengawal kinerja perangkat daerah sekaligus mencegah risiko…

3 hours ago

BRI Region 12 Surabaya Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Gereja, Kepedulian Sambut HUT RI

BRI menyalurkan bantuan paket sembako kepada sembilan panti asuhan, lembaga kesejahteraan sosial anak, dan gereja…

5 hours ago

Perda 4/2026 Berlaku, Penghuni Kos di Surabaya Kini Bisa Pakai Alamat Tempat Tinggal di KK dan KTP

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menyiapkan sistem informasi khusus untuk mendata dan…

9 hours ago

Bertemu Bupati Subandi, HMI Sidoarjo Dukung Pemberantasan Miras dan Penanggulangan HIV/AIDS

Perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn…

19 hours ago

Pimpin DPAC PKB Sedati, Rafi Wibisono Bawa Misi “Naik Kelas”

Regenerasi kepemimpinan mulai menjadi warna baru di tubuh PKB Sidoarjo. M. Rafi Wibisono dipercaya menjadi…

1 day ago

This website uses cookies.