Categories: Sidoarjo

Literasi Berbuah Karya, SMP Al Falah Darussalam Launching Buku dan Produk Siswa

METROTODAY, SIDOARJO – Halaman SMP Al Falah Darussalam tampak berbeda Senin (/2/2026) pagi. Deretan buku karya siswa, produk kerajinan, hingga aroma kuliner memenuhi ruang pamer sekolah. Kegiatan itu bukan sekadar ajang unjuk karya, melainkan penegasan bahwa literasi dapat tumbuh menjadi kreativitas dan kemandirian nyata.

Kehadiran Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd., menjadi penanda pentingnya momen tersebut. Ia hadir untuk mengukuhkan Duta Literasi Sekolah sekaligus me-launching berbagai karya siswa yang dihasilkan melalui rangkaian kegiatan ujian praktik.

Sebanyak 96 buku karya siswa dari berbagai genre, di antaranya cerpen, novel, hingga kisah inspiratif dipamerkan. Buku-buku tersebut merupakan produk pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia yang mendorong siswa tidak hanya membaca, tetapi juga menulis dan menerbitkan gagasan mereka sendiri.

”Literasi bukan hanya soal kemampuan membaca teks, tetapi kemampuan memahami, mengolah, dan melahirkan gagasan yang bermanfaat,” ujar Netti Lastiningsih dalam sambutannya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd hadir melihat hasil karya siswa SMP Al Falah Darussalam. (istimewa)

Netti juga mengapresiasi keberanian sekolah memberi ruang nyata bagi karya siswa untuk ditampilkan dan diapresiasi publik.

Tidak hanya literasi tulis, semangat kreativitas juga tampak pada produk kewirausahaan siswa. Dalam kesempatan itu, SMP Al Falah Darussalam meluncurkan produk kuliner dimsum dan odeng sebagai hasil pembelajaran entrepreneur. Produk itu direncanakan menjadi ikon usaha sekolah yang dikelola secara berkelanjutan.

Ketua Lembaga LPFDT SMP Al Falah Darussalam, Ustad Ali Effendi, dalam sambutannya menegaskan bahwa karya-karya tersebut lahir dari proses panjang dan pendampingan yang konsisten.

”Hari ini kita tidak sekadar melihat produk, tetapi menyaksikan proses belajar yang hidup. Setiap buku dan setiap produk adalah suara, ide, dan keberanian siswa,” tuturnya sambil membacakan cuplikan dari salah satu buku karya siswa.

Seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil murni siswa kelas VII hingga IX dengan pendampingan para ustad dan ustadzah. Kegiatan itu sekaligus menjadi penutup rangkaian ujian praktik yang telah berlangsung selama sepekan, menandai akhir proses evaluasi pembelajaran dengan cara yang bermakna.

Melalui kegiatan itu, SMP Al Falah Darussalam menunjukkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah tidak berhenti pada slogan, tetapi mampu melahirkan karya nyata, membangun kepercayaan diri siswa, dan menyiapkan generasi yang kreatif serta berdaya saing. (red/MT)

 

Naufal

Recent Posts

Pemkot Surabaya Siapkan Rusunami Khusus Gen Z, Harga Mulai Rp 100 Juta

Pemkot Surabaya berencana membangun Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) yang dikhususkan untuk Generasi Z (Gen…

3 minutes ago

Dua Ekor Musang Masuk Rumah di Kupang Baru Surabaya, Warga Dibuat Kelabakan

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya kembali melakukan tugas evakuasi. Dua ekor…

8 minutes ago

Jejak Karamah Mbah Barnawi, Waliyullah dan Legenda Pejuang Sidoarjo dari Desa Ngaresrejo (1)

Di balik kesunyian Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, tersimpan kisah luar biasa tentang sosok…

8 hours ago

WFH di Pemkot Surabaya Berlaku setiap Jumat, ASN Wajib Pakai Transportasi Umum

Pemerintah pusat resmi menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap…

13 hours ago

Hasil SNBP 2026: Unair Terima 2.506 Mahasiswa, Unesa 6.509, ITS Naikkan Kuota

Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah diumumkan secara serentak pada Selasa (31/3). Tiga…

17 hours ago

Efisiensi Besar-Besaran: Perjalanan Dinas Dikepras 50 Persen, ASN WFH Setiap Jumat Bisa Hemat APBN Rp 6,2 Triliun

Pemerintah menetapkan sejumlah langkah efisiensi dalam merespons dinamika global. Kebijakan tersebut dibalut dalam kebijakan transformasi…

2 days ago

This website uses cookies.