Categories: Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi Beri Bantuan ke Bocah Down Syndrome dan Penderita Hepatitis

METROTODAY, SIDOARJO – Di sebuah ruang tamu yang sederhana di Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Naysha Aulia Farzana, 8, menggerakkan tangannya ke udara. Meski terbatas oleh kondisi down syndrome yang dideritanya sejak lahir, binar matanya menyiratkan keceriaan saat menyambut kedatangan Bupati Sidoarjo, Subandi, Rabu (24/12) lalu.

Kunjungan orang nomor satu di Sidoarjo itu membawa “kaki baru” bagi Naysha, yakni sebuah kursi roda. Bagi sang ibu, Lina Listiana Ariani, 40, bantuan ini bukan sekadar alat medis, melainkan harapan agar putrinya bisa melihat dunia di luar dinding kamar tanpa harus terus mengandalkan gendongan yang kian hari kian berat bagi fisiknya.

“Dengan kursi roda ini, minimal Naysha bisa keluar rumah untuk menghirup udara segar,” kata Subandi sambil memberikan dukungan moral kepada Lina.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan keluarga Lina tidak berjalan sendirian. Selain memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan dan bantuan sosial dari Dinas Sosial tetap berjalan, Subandi menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan tunjangan tambahan.

“Nanti ada tambahan Rp600.000 per bulan dari Baznas untuk membantu kebutuhan harian Naysha,” tambah Subandi.

Mendengar hal itu, tangis haru Lina pecah. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, nek diparingi ngeten. Saget didhamel beraktivitas (Alhamdulillah kalau diberi begini. Bisa digunakan untuk beraktivitas),” tuturnya dalam bahasa Jawa.

Usai mengunjungi Naysha, perjalanan Bupati berlanjut ke Desa Temu untuk menemui Arif Kholiq, 55. Kondisi Arif tak kalah memprihatinkan. Ia kini hanya bisa terbaring lemah akibat hepatitis B yang membuatnya kehilangan kemampuan untuk menafkahi keluarga.

Ironi kehidupan Arif diperparah oleh kondisi huniannya. Rumah yang ia tinggali bersama istri, anak, dan cucunya berada dalam kondisi tidak layak. Atapnya bocor, temboknya retak, dan lantai kerap terendam luapan Afvour Kedunguling saat hujan tiba.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Subandi langsung menginstruksikan Baznas Sidoarjo untuk segera mengeksekusi program Bedah Rumah.

“Kondisi rumah ini sudah tidak layak. Atap bocor dan tembok pecah-pecah. Harus segera diperbaiki dan ditinggikan agar keluarga tidak lagi kebanjiran,” tegas Subandi.

Langkah taktis Pemkab Sidoarjo tidak berhenti pada perbaikan atap dan lantai. Subandi memproyeksikan pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program Bedah Warung yang direncanakan masif pada tahun 2026.

“Tahun depan kita ada program Bedah Warung dengan bantuan Rp10 juta per warung. Jadi, selain rumahnya sehat, ekonominya juga harus jalan lewat jualan yang lebih layak,” pungkasnya. (MT)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Memintal Harapan Umur Panjang, Rezeki Tak Putus dan Harmoni Keluarga di Semangkuk Sajian Miesoa

Bagi keluarga Tionghoa, Imlek bukan sekadar pesta kembang api atau bagi-bagi angpao. Di atas meja…

15 hours ago

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Kenang Adi Sutarwijono: Sosok Pengayom yang Tak Pernah Mengeluh

Duka mendalam menyelimuti Kota Surabaya atas berpulangnya Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono. Wali Kota Surabaya,…

15 hours ago

Meriahkan HPN 2026, Jurnalis Jatim Berlaga di Turnamen Minisoccer Pertama

Para jurnalis dari berbagai daerah di Jawa Timur akan berlaga dalam Turnamen Minisoccer yang kali…

18 hours ago

Tumben, Presiden Trump Tolak Israel Caplok Tepi Barat

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan menentang langkah Israel untuk mencaplok wilayah pendudukan Tepi…

1 day ago

Jelang Imlek, Umat Tri Dharma di Klenteng Boen Bio Surabaya Gelar Ritual Cisuak Tolak Bala

Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau tahun 2026 Masehi yang merupakan Tahun Kuda Api,…

1 day ago

Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gelar Pangan Murah di Asemrowo

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Asemrowo, Jalan…

1 day ago

This website uses cookies.