Categories: Sidoarjo

Wali Santri Ijinkan Alat Berat Masuk, Evakuasi Korban Ponpes Al-Khoziny Masuki Babak Baru

METROTODAY, SIDOARJO – Tangis dan doa masih terdengar di sekitar reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Kamis (2/10).

Memasuki hari keempat pasca musibah, keputusan besar akhirnya diambil. Orang tua dan wali santri sepakat alat berat diturunkan untuk mengevakuasi korban yang masih tertimbun di hari keempat proses evakuasi.

Keputusan itu lahir usai pertemuan emosional antara tim SAR gabungan dengan para wali santri, Kamis (2/10).

Pertemuan ini dihadiri Menko PMK Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran Forkopimda.

“Sejak tadi malam kami tidak menemukan tanda-tanda kehidupan. Pencarian manual dengan deteksi suara juga nihil,” jelas Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit.

Menurutnya, opsi penggunaan alat berat disampaikan secara terbuka kepada keluarga.

“Kami tidak ingin gegabah. Semua langkah harus atas persetujuan wali santri. Dan akhirnya mereka setuju,” tegasnya.

Basarnas menyiapkan lima unit crane, 30 ambulans, 300 kantong jenazah, serta 30 dump truck.

“Proses akan dilakukan sangat hati-hati, karena kami sadar ini menyangkut nyawa santri dan perasaan keluarga,” tambah Nanang.

Hingga Kamis malam, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan ratusan relawan masih berupaya menyingkirkan puing secara manual. Suasana di posko gabungan pun penuh harapan bercampur haru.

Banyak keluarga korban memilih bertahan di lokasi, menggenggam tasbih dan Al-Qur’an, sembari menunggu kabar dari petugas.

“Ini berat, tapi kami ikhlas. Yang penting anak-anak kami bisa segera ditemukan,” ujar Ahmad, salah satu wali santri, dengan mata berkaca-kaca.

Dengan masuknya alat berat, proses evakuasi dipastikan akan lebih cepat. Namun, setiap gerakan excavator dan crane tetap dipandu penuh kehati-hatian.

“Yang utama adalah menghormati korban dan memberikan kepastian kepada keluarga,” tutup Nanang. (mt)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

4 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

6 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

7 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

1 day ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.