METROTODAY, JAKARTA – Irjen Pol Dekananto Eko Purwono resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur. Ia dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto Jumat (9/10), menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto yang dimutasi ke lembaga pendidikan kepolisian.
Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tanggal 2 Oktober 2026.
Usai pelantikan, Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya memegang teguh kepercayaan yang diberikan.
“Jabatan adalah amanah, dan setiap amanah membawa tanggung jawab yang besar bukan hanya kepada institusi, tetapi juga terhadap masyarakat yang menaruh harapan kepada Polri,” ujar Irjen Pol Dekananto.
Perwira kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur ini menegaskan akan mendukung penuh Program Asta Cita Presiden sekaligus menjabarkan tagline Kapolri: “Polisi Bersama Masyarakat.”
Dekananto juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Timur. “Saya mohon maaf warga Jatim, apabila masih ada sebagian masyarakat yang merasa polisi belum dekat dan tidak bersama-sama. Sekali lagi, saya mohon maaf,” ujarnya.
Mantan Wakapolda Metro Jaya itu meminta seluruh jajaran Polda Jatim untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
“Kehadiran seorang anggota Polri harus dapat dirasakan, bukan hanya ketika masyarakat menghadapi persoalan, tetapi juga ketika membutuhkan rasa aman,” pungkasnya. (ahm)
METROTODAY, JAKARTA – Irjen Pol Dekananto Eko Purwono resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur. Ia dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto Jumat (9/10), menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto yang dimutasi ke lembaga pendidikan kepolisian.
Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tanggal 2 Oktober 2026.
Usai pelantikan, Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya memegang teguh kepercayaan yang diberikan.
“Jabatan adalah amanah, dan setiap amanah membawa tanggung jawab yang besar bukan hanya kepada institusi, tetapi juga terhadap masyarakat yang menaruh harapan kepada Polri,” ujar Irjen Pol Dekananto.
Perwira kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur ini menegaskan akan mendukung penuh Program Asta Cita Presiden sekaligus menjabarkan tagline Kapolri: “Polisi Bersama Masyarakat.”
Dekananto juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Timur. “Saya mohon maaf warga Jatim, apabila masih ada sebagian masyarakat yang merasa polisi belum dekat dan tidak bersama-sama. Sekali lagi, saya mohon maaf,” ujarnya.
Mantan Wakapolda Metro Jaya itu meminta seluruh jajaran Polda Jatim untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
“Kehadiran seorang anggota Polri harus dapat dirasakan, bukan hanya ketika masyarakat menghadapi persoalan, tetapi juga ketika membutuhkan rasa aman,” pungkasnya. (ahm)