Categories: Surabaya Raya

Bupati Sidoarjo Subandi Bantu Perbaikan Rumah Warga Wonoayu dan Balongbendo

Empat warga Kecamatan Balongbendo ini terpaksa menempati rumah tidak layak huni (RTLH). Genting bocor. Atap dari bambu. Dinding pun keropos. Bupati Subandi mendatangi rumah mereka dan mengupayakan renovasi tanpa biaya. Setiap keluarga ingin memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Bupati Subandi berkeliling menemui rakyatnya di berbagai kecamatan. Itulah kebiasaan yang selama ini dilakukan untuk menyayangi rakyat. Minggu (8 Maret 2026), Bupati Subandi mendatangi empat rumah tidak layak huni di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Masing-masing rumah milik Susanto dan Munami di Desa Seketi serta rumah Masykur dan Suwartono di Desa Suwaluh, Balongbendo, Sidoarjo. Bupati Subandi didampingi oleh Kepala  Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo Mharta W. Kusuma dan perwakilan Baznas Sidoarjo.

”Kami bersama Dinsos dan Baznas Sidoarjo akan memperbaiki rumah tidak layak huni ini agar keluarga bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” kata Bupati Subandi.

Kondisi rumah Susanto, Munami, Masykur, dan Suwartono memang memprihatinkan. Ada yang atapnya dari bambu. Keadaannya sudah lapuk akibat dimakan waktu. Sebagian ruang lain malah gentingnya sudah tidak ada. Jebol karena hujan. Lantainya pun sudah tidak layak.

Bupati Subandi bersama anggota DPRD Sidoarjo Supriyono (kiri) dan Kadinsos Sidoarjo Mharta W. Kusuma menyerahkan bantuan sembako untuk warga Wonoayu, Sidoarjo. (Foto: Kominfo Sidoarjo).

Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan penghuni. Bupati Subandi memerintahkan Dinas Sosial Sidoarjo dan Baznas Sidoarjo untuk segera memperbaiki rumah empat warga itu agar kembali layak huni.

Renovasi rumah tidak layak huni ini merupakan kebijakan dan arahan pemerintah pusat. Presiden Prabowo memerintahkan agar kualitas hidup masyarakat ditingkatkan. Khususnya, warga tidak mampu.

”Kita akan terus melaksanakan program Pak Presiden ini. Renovasi akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri. Jadi, mohon bersabar,” ungkap Bupati Subandi.

Pemkab Sidoarjo berupaya terus meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta memastikan warga dapat tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak. Melalui kolaborasi dengan Dinas Sosial dan Baznas Sidoarjo, diharapkan semakin banyak warga yang terbantu dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

Pada Sabtu (7 Maret 2026), Bupati Subandi juga mengunjungi empat rumah tidak layak huni (RTLH) di Sidoarjo. Lokasinya berada di Kecamatan Wonoayu. Empat rumah itu tersebar di Desa Sawocangkring, Desa Becirongengor, dan Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Subandi minta perbaikan empat rumah di Wonoayu itu segera dilakukan. Salah satunya, rumah Rumiatin, perempuan 62 tahun tersebut bekerja sebagai pencari rongsokan. Hidup sendirian di Desa Sawocangkring. Kondisi rumahnya memprihatinkan.

Bupati Subandi melihat kondisi rumah warga Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, yang rusak parah dan akan dibantu. (Foto: Kominfo Sidoarjo).

Rumah Rumiatin akan dikeramik, ditembok kanan-kiri, serta dipasangkan Listrik. Sebab, rumah tersebut belum memiliki aliran listrik. Bupati Subandi didampingi Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Mhartha W. Kusuma, perwakilan Baznas Sidoarjo, Camat Wonoayu Anwar, anggota DPRD Sidoarjo Supriyono, serta jajaran Forkopimka Wonoayu.

Mereka juga mendatangi rumah Tiari, 67 tahun, warga Desa Becirongengor. Dia tinggal bersama cucunya yang duduk di kursi roda. Tiari hidup sehari-hari hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan bumbu dapur. Pendapatan pas-pasan. Tiari akan diberi bantuan Rp625 ribu per bulan dari Baznas. Rumah diperbaiki.

Bupati Subandi juga mengunjungi rumah tidak layak huni milik Rahayu, 46 tahun, warga Desa Becirongengor. Janda satu anak itu bekerja sebagai buruh borongan. Penghasilan tidak menentu. Kondisi rumahnya memprihatinkan. Bupati Subandi mengatakan kepada Rahayu bahwa rumahnya akan diperbaiki.

Begitu pula rumah Siti Komariyah, 41 tahun, warga Desa Karangpuri. Dia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Selama setahun terakhir, rumahnya tidak beratap dan tidak layak huni. Siti mengaku hanya bisa pasrah karena penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Kulo cuma kerja ngerajut tas. Penghasilan mboten pasti,” ungkapnya kepada Bupati Subandi. Perbaikan rumah warga tidak mampu itu merupakan kolaborasi antara Pemkab Sidoarjo dan Baznas Sidoarjo.

Didampingi anggota DPRD Sidoarjo Supriyono, Bupati Subandi menyerahkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi. (MT)

Eros Muhammad

Recent Posts

Sidoarjo Jadi Kabupaten STBM 5 Pilar, Bukti Budaya Hidup Bersih di Masyarakat

Upaya panjang Pemkab Sidoarjo membangun budaya hidup bersih dan sehat akhirnya membuahkan hasil. Resmi menyandang…

18 hours ago

Harkopnas ke-79, Momentum Serukan Kebangkitan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sukses menyelenggarakan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat…

20 hours ago

Isu HIV di Kalangan Pelajar Merupakan Akumulasi Kasus, Dinkes Sidoarjo: Edukasi dan Pendampingan Harus Jadi Prioritas

Isu yang menyebut ratusan pelajar di Kabupaten Sidoarjo terjangkit HIV sempat memicu keresahan masyarakat. Bahkan…

1 day ago

70 Persen Wabah Baru dari Hewan, Surabaya Perkuat Pencegahan Zoonosis Termasuk Leptospirosis dan Rabies

Sekitar 70 persen penyakit menular baru yang berpotensi wabah berasal dari hewan. Menjawab ancaman itu,…

1 day ago

Mentan Amran Janji Bayar Rp 100 Miliar Jika Benih Jagung ITS Hasilkan 10 Ton per Hektare

Kementerian Pertanian RI memberikan dukungan nyata hilirisasi riset perguruan tinggi dengan membeli sejumlah alat pertanian…

1 day ago

Muatan Berat dan Jalan Miring, Tossa Tercebur ke Sungai di Kenjeran Surabaya, Pengemudi Selamat

Sebuah kendaraan roda tiga atau tossa bernomor polisi L 3539 EX yang mengangkut material bangunan…

2 days ago

This website uses cookies.