Categories: Nasional

Sukses Lahirkan WBK-WBBM, Kemenag Jatim Jadi Rujukan Nasional

METROTODAY, SIDOARJO – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah kunjungan kerja Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini diadakan khusus untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju birokrasi bersih dan melayani.

Rombongan dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Khairani, disambut langsung Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi, beserta jajaran.

Sebelum memasuki sesi diskusi, delegasi terlebih dahulu meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dinilai sangat inklusif karena dilengkapi fasilitas huruf Braille, jalur khusus disabilitas, pojok baca, hingga area bermain anak.

Syaikhul Hadi menjelaskan pencapaian di Jawa Timur tidak diraih seketika, melainkan berjalan bertahap, sistematis, dan berkelanjutan sejak tahun 2018. Diawali dengan komitmen bersama dan pembangunan PTSP, kemudian dilanjutkan pemetaan target kinerja serta penentuan satuan kerja percontohan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Program ini terus kami evaluasi dan sempurnakan setiap tahun. Seluruh pemangku kepentingan dilibatkan agar menghasilkan perubahan yang nyata,” ujar Syaikhul, Sabtu (18/7).

Masuk tahun 2024, penguatan dilakukan melalui pemantauan rutin, pendampingan intensif, serta penerapan sistem digital untuk pelaporan dan pemantauan perkembangan.

Upaya tersebut membuahkan hasil gemilang di tahun 2024 ada 4 Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan 3 madrasah lolos hingga Tim Penilai Nasional dan Tahun 2025 terdapat 2 Kantor Kemenag Kabupaten/Kota raih predikat WBK, serta 1 madrasah berhasil meraih WBBM.

“Keberhasilan ini adalah buah kerja sama seluruh jajaran, komitmen, dan konsistensi pendampingan yang terus dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Khairani menyampaikan kunjungan ini murni untuk belajar dari pengalaman Jawa Timur. Kanwil Kemenag DKI Jakarta membawahi 6 wilayah administrasi dengan sekitar 7.800 ASN, yang menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga konsistensi integritas.

“Kami melihat Jawa Timur memiliki banyak satuan kerja berpredikat WBK dan WBBM. Kami ingin mendalami strategi pembinaan, penyusunan bukti, penguatan enam area perubahan, hingga cara menjaga keberlanjutan program ini,” ungkap Khairani.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif mengenai pola pendampingan, inovasi pelayanan publik, dan langkah percepatan pembangunan Zona Integritas. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Datang Bukan Sekadar Main, PSIS Ingin Tampil Maksimal Hadapi Persebaya di Stadion GBT

Menjelang pertandingan persahabatan Anniversary Game menyambut ulang tahun ke-99 Persebaya Surabaya, Asisten Pelatih PSIS Semarang,…

10 hours ago

Persebaya Targetkan Kemenangan Lawan PSIS di Laga Anniversary Game Spesial 99 Tahun

Stadion Gelora Bung Tomo siap bergemuruh menyambut pertandingan spesial ulang tahun ke-99 Persebaya Surabaya, Minggu…

10 hours ago

Banyak Stan Kosong di Pasar Surabaya dan SWK, Pemkot Minta Pedagang di Tepi Jalan dan PKL untuk Tempati

PT Pasar Surya Perseroda menyediakan sekitar 2.700 stan kosong yang tersebar di seluruh pasar milik…

10 hours ago

Kurang Konsentrasi, Mobil yang Dikendarai Warga Sidoarjo Terjepit di Pembatas Jalan Karang Tembok Surabaya

Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Karang Tembok, Surabaya, Sabtu (18/7) pagi. Sebuah mobil tersangkut…

15 hours ago

Satu Tahta Diperebutkan oleh Dua Raja, Siapa yang akan Menutup Buku Piala Dunia? Simak Prediksi METROTODAY

Panggung terbesar sepak bola akhirnya menyisakan dua nama. Spanyol dan Argentina akan saling berhadapan pada…

22 hours ago

Langkah Jenius atau Sengklek? FIFA Rela Bobol Kas Rp451 Miliar Demi Menggaji Streamer Amerika di Piala Dunia 2026

Nama streamer asal Amerika Serikat, IShowSpeed, kembali mengguncang jagat maya di tengah kemeriahan Piala Dunia…

22 hours ago

This website uses cookies.