Tahun ini, kampus negeri unggulan di Surabaya itu menerima dua calon mahasiswa penyandang disabilitas tunanetra. Keduanya berhasil lolos dan diterima di Program Studi S-1 Ilmu Politik dan S-1 Pendidikan Luar Biasa.
“Kehadiran mahasiswa disabilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif,” tutur Sukarmin.
Bagi peserta yang telah dinyatakan lolos, tahap selanjutnya adalah daftar ulang yang dibuka mulai 27 Mei 2026 pukul 10.00 WIB hingga 09 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Penetapan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dijadwalkan akan diumumkan pada 11 Juni 2026 mendatang.
Sukarmin mengingatkan, kelalaian dalam melakukan daftar ulang sesuai jadwal akan dianggap mengundurkan diri secara otomatis.
Bagi peserta yang belum beruntung di jalur SNBT, kesempatan masih terbuka lebar. Unesa diketahui masih menyediakan sekitar 6.566 kursi yang diperebutkan melalui jalur seleksi mandiri.
“Selamat kepada peserta yang lolos SNBT Unesa. Peserta yang belum lolos SNBT tetap semangat terus berjuang merebut kampus para juara,” pungkasnya. (ahm)
Keluarga besar Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-Do Indonesia Cabang Surabaya melanjutkan tradisi kepedulian sosial.
Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi merilis rangkaian agenda dan ketentuan teknis pelaksanaan perhelatan…
PBNU resmi menghadirkan terobosan berbasis teknologi digital dalam penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren…
Tugas pemimpin bukan membuat dirinya semakin dibutuhkan. Tugasnya adalah membuat semakin banyak orang mampu berpikir,…
Rangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif menyemarakkan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan ke-81 Republik…
Muhammad SAW tidak sekadar mengajarkan bagaimana manusia berbicara tentang Tuhan, tetapi bagaimana menghadirkan Tuhan dalam…
This website uses cookies.