Categories: Nasional

Fanwar dan Cyberbullying di Medsos Bisa Berujung Penjara

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya komunitas, agresi verbal kerap terjadi di kolom komentar postingan media sosial. Beberapa bentuk fanwar misalnya beradu argumen, memaki, menyebar fitnah, hingga mengancam akan mendatangi rumah korban. Hal itu tentu menjadi masalah karena mengakibatkan korban dianggap menjadi public enemy dan mengalami tekanan mental seperti stres, cemas, dan selalu merasa tidak aman.

Situasi ini tak luput dari tanggapan seorang Trainee K-pop dengan akun X @bercandance melalui sebuah cuitannya awal tahun ini, ”Udah kali fanwar nya, pada gak cape apa?”

Selain itu, fenomena seperti itu semakin terlihat dari beberapa kasus ujaran kebencian yang viral di media sosial. Salah satunya kasus kreator konten asal Jawa Barat bernama Resbob yang ditangkap polisi akibat melakukan ujaran kebencian terhadap masyarakat Sunda melalui siaran langsung digital.

Oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan atau Resbob dihukum pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan dalam perkara ujaran kebencian terhadap suku Sunda. Hakim menilai perbuatan terdakwa dilakukan secara sadar untuk diketahui publik dan berpotensi menimbulkan perpecahan antarsuku atau kelompok masyarakat. Hal itu sejalan dengan Pasal 243 ayat (1) KUHP baru yang melarang tegas perbuatan pengujaran kebencian SARA.

Page: 1 2 3

Naufal

Recent Posts

Mini Bozem Dibangun di Exit Tol Margomulyo-Tandes untuk Tampung Air agar Tak Meluber ke Jalan

Untuk mengatasi permasalahan genangan air yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota Surabaya merencanakan…

1 day ago

Bukan Cucurella apalagi Oyarzabal, Lamine Yamal Dinobatkan Jadi Raja Lapangan saat Spanyol Gilas Austria

Timnas Spanyol melaju mulus ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Austria dengan…

1 day ago

Oktafianus Fernando Kejar Lisensi Pelatih, Impikan Bangun Klub Bersama sang Adik Marselino Ferdinan

Kecintaan terhadap sepakbola membuat Oktafianus Fernando, mantan pemain Persebaya Surabaya musim 2025/2026 sekaligus kakak kandung…

2 days ago

Kereta Api Tetap Jadi Pilihan Utama saat Liburan Sekolah, Penumpang Rata Rata 23 Ribu per Hari

Memasuki masa libur sekolah, jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi 8…

2 days ago

Warga Kutisari Surabaya Menanti, Koperasi Merah Putih Janji Harga Murah Belum Terwujud

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kawasan Kutisari, Surabaya, hingga kini belum juga beroperasi…

2 days ago

Paman Sam Makin Berbahaya, Bosnia Tak Berdaya! Pulisic Dkk Buka Jalan Duel Neraka Lawan Belgia

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah memulangkan Bosnia-Herzegovina dengan…

2 days ago

This website uses cookies.