Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing, menambahkan bahwa dari 66 kasus tersebut, polisi telah menetapkan sebanyak 79 tersangka yang tersebar di berbagai wilayah Jatim.
“Pengungkapan ini merupakan hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang kami lakukan secara intensif,” kata Roy.
Barang bukti yang berhasil disita antara lain 8.904 liter Pertalite, Rp 17.580 liter Solar, 410 tabung LPG berbagai ukuran, dan 47 unit kendaraan yang telah dimodifikasi.
Roy juga membeberkan modus lain yang cukup meresahkan, yakni pemindahan isi LPG 3 kg ke tabung non-subsidi, hingga keterlibatan oknum petugas SPBU yang memperjualbelikan barcode pembelian.
“Kami juga menemukan praktik pemindahan LPG dari tabung 3 kilogram ke tabung non-subsidi serta keterlibatan oknum petugas SPBU yang memberikan barcode kepada pelaku,” tuturnya.
Tidak hanya menangkap pelaku, pihaknya juga akan menelusuri jejak keuangan dari hasil kejahatan ini untuk memberikan efek jera.
“Saya telah memerintahkan seluruh penyidik untuk menelusuri aliran dana dan menerapkan tindak pidana pencucian uang,” tegas Roy.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Mereka terancam hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp 60 miliar. (ahm)
Page: 1 2
Diskominfo Sidoarjo menjanjikan akan menyalurkan internet highspeed untuk lapangan-lapangan desa yang mayoritas sudah berbenah dan…
Harga bahan baku plastik yang masih berada di tingkat tinggi menjadi salah satu tantangan tersendiri…
Lapangan bola yang tersebar di banyak desa di Sidoarjo ternyata memiliki potensi ekonomi besar. Hal…
Mimpi untuk menunaikan ibadah haji akhirnya menjadi kenyataan bagi Mukarromah Basyar. Perempuan 57 tahun asal…
Kebun Binatang Surabaya (KBS) resmi menjalin kerja sama konservasi dengan iZoo Shizuoka, Jepang, melalui skema…
Warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, Senin (29/4) digemparkan oleh seorang…
This website uses cookies.