IMG_20260408_200054
METROTODAY, SURABAYA – Menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Asrama Haji Surabaya melakukan berbagai persiapan maksimal demi mendukung kelancaran keberangkatan jemaah.
Dengan tagline Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan yang diusung Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), berbagai fasilitas diperbaiki dan ditata agar kenyamanan semakin terjamin saat jemaah mulai masuk pada 21 April mendatang.
Kepala Asrama Haji Surabaya, Fentin Istifa’iyah, menjelaskan bahwa pihaknya fokus menyiapkan akomodasi terbaik, mulai dari aula penerimaan, kamar tidur, hingga fasilitas pendukung lainnya.
“Fokus kita di penyiapan akomodasi bagi jemaah haji, termasuk persiapan hall atau aula penerimaan dan pemberangkatan, juga kamar-kamar untuk jemaah haji dan juga PPIH Embarkasi,” ujar Fentin, Selasa (7/4).
Untuk memudahkan mobilitas dan penanganan khusus, jemaah lansia dan penyandang disabilitas secara khusus ditempatkan di lantai dasar.
Hal ini dilakukan mengingat tidak semua gedung dilengkapi fasilitas lift, kecuali di Gedung Shofa dan Zamzam.
“Untuk lansia kita fokus ke lantai satu. Termasuk di Shofa dan Zamzam pun kita tempatkan di lantai bawah, sehingga ketika ada sesuatu hal penanganan khusus itu bisa segera diatasi. Disabilitas itu kita taruh di lantai bawah sama lansia, enggak ada yang di lantai dua,” jelasnya.
Salah satu perubahan signifikan yang sedang dilakukan adalah renovasi fasilitas kamar mandi. Pihak asrama tengah mengubah semua jamban jongkok menjadi jamban duduk khusus di lantai satu agar memudahkan jemaah lanjut usia.
“Sebelum penyelenggaraan haji, kita berupaya mengganti semua jamban jongkok itu menjadi jamban duduk untuk lansia lantai satu. Mudah-mudahan tanggal 17 sudah tuntas semua. Karena kalau lansia harus jongkok itu kesulitan, maka harus toilet duduk,” tuturnya.
Meskipun masih ada ranjang susun di lantai dua, Fentin menegaskan penggunaannya dibatasi.
Hanya ranjang bagian bawah yang digunakan, sementara bagian atas dikosongkan demi keamanan dan kenyamanan.
Selain itu, disediakan pula mobil golf untuk mengantar-jemput jemaah di lingkungan asrama.
Saat ini, perbaikan kamar juga terus digenjot. Dari total 587 kamar, terdapat sekitar 100 kamar yang memerlukan perbaikan serius.
Hingga saat ini, progres renovasi sudah mencapai sekitar 70 kamar dan ditargetkan tuntas sebelum kedatangan jemaah.
“Awalnya dari 587 kamar ada 100 sekian yang perlu perbaikan. Ini yang sudah progres sekitar 70-an. Mudah-mudahan bisa siap semua, sehingga tidak ada kekurangan kamar untuk jemaah haji,” pungkasnya. (ahm)
Bupati Sidoarjo Subandi mendorong pembenahan sistem pengelolaan (TPS) sampah secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Rencana penerapan sistem parkir digital di kawasan Manyar Kertoarjo, Surabaya, memicu kericuhan yang viral di…
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengambil langkah tegas dengan membekukan izin operasional…
Ratusan siswa tampak sigap dan tertib saat sirine tanda bahaya gempa berbunyi pada Selasa (7/4).…
Kecelakaan lalu lintas maut melibatkan sepeda motor dan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Dukuh…
Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan. Itu menyusul beredarnya video yang menampilkan sejumlah sepeda motor…
This website uses cookies.