Categories: Nasional

Viral! Nakes Joget di Ruang Operasi RSUD di Takengon Aceh, Direksi Minta Maaf

METROTODAY, TAKENGON – Jagat maya kembali dihebohkan dengan aksi tidak terpuji oknum tenaga kesehatan (nakes).

Sebuah video yang memperlihatkan seorang perawat berjoget di tengah berlangsungnya prosedur operasi di RSUD Datu Beru, Takengon, Aceh Tengah, mendadak viral dan memicu gelombang kecaman publik.

Tak butuh waktu lama, manajemen rumah sakit langsung mengambil langkah dengan mengembalikan nakes tersebut ke instansi pembina.

Oknum perawat berinisial RA alias Riga Septian Bahri itu tertangkap kamera melakukan aksi yang dinilai jauh dari kata profesional.

Dalam potongan video yang beredar luas sejak Rabu (1/4), RA yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap tampak asyik menggoyangkan badan mengikuti dentuman musik ala disk jockey (DJ).

Bawa Speaker dan Kalungkan Botol Infus

Aksi RA tergolong nekat. Berdasarkan penelusuran internal pihak rumah sakit, ia diketahui membawa alat pengeras suara (speaker) ke dalam ruang steril tersebut.

Tak cukup sampai di situ, RA juga terlihat mengalungkan botol cairan infus di lehernya sebagai “properti” saat berjoget.

Pemandangan kontras terlihat di sekelilingnya. Saat RA asyik melantai, tiga dokter spesialis justru tengah fokus melakukan tindakan medis kepada pasien yang terbaring di meja operasi.

Beberapa rekan sejawat RA di lokasi tampak menunjukkan reaksi tidak nyaman, mulai dari gelengan kepala hingga tatapan heran, melihat tingkah laku yang dianggap mengabaikan etika profesi tersebut.

Direktur RSUD Datu Beru, dr. Gusnarwin, tidak tinggal diam. Ia segera memberikan pernyataan melalui akun TikTok resmi rumah sakit pada Kamis (2/4).

Gusnarwin mengonfirmasi kebenaran video tersebut dan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada masyarakat Indonesia.

“Kami telah memanggil yang bersangkutan dan melakukan pembimbingan. Secara administratif, kami kembalikan pegawai tersebut ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Gusnarwin.

Meski Gusnarwin memastikan bahwa prosedur operasi tetap berjalan sesuai standar dan keselamatan pasien tidak terganggu secara teknis, ia menekankan bahwa pelanggaran disiplin ini tidak dapat ditoleransi.

“Ini adalah pelanggaran serius terhadap etika profesi. Kami belajar dan kami berbenah agar kejadian serupa tidak terulang,” imbuhnya.

Pasca viralnya video tersebut, RA akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi.

Dengan raut wajah tertunduk dan merapatkan kedua tangan, ia menyampaikan penyesalannya. Ia berdalih aksi tersebut dilakukan secara spontan tanpa maksud menyinggung pihak mana pun.

“Saya menyesal dan meminta maaf kepada pihak rumah sakit serta seluruh masyarakat Indonesia. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi di kemudian hari,” tutur RA.

Permintaan maaf RA tampaknya tidak serta-merta menghentikan proses hukum kepegawaian.

Pihak manajemen rumah sakit tetap menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya ke BKPSDM Aceh Tengah untuk diproses lebih lanjut sesuai aturan disiplin ASN atau tenaga honorer yang berlaku. (red/MT)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Pemkot Buka Layanan Sterilisasi Gratis Kucing, Kuota Terbatas 100 Ekor di Puskeswan Surabaya

Sterilisasi gratis bagi kucing lokal disiapkan khusus untuk warga Surabaya dengan kuota terbatas sebanyak 100…

11 hours ago

Perbaikan 10.000 Puskesmas Diusulkan Bertahap, Wamenkes Prioritaskan yang Sudah Rusak Parah

Rencana perbaikan dan renovasi terhadap 10.000 Puskesmas di seluruh Indonesia kini sedang dalam tahap penyusunan…

11 hours ago

Persib Hat-trick, Peralta Bersinar: Berikut Para Peraih Penghargaan Terbaik Indonesian Super League 2025/2026

Indonesian Super League 2025/2026 resmi berakhir. Persib Bandung berpesta dengan menjadi juara tiga kali secara…

18 hours ago

Flyover Gedangan Digeser ke Sisi Timur, Pemkab Sidoarjo Siapkan Pembebasan 89 Bidang Tanah

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mematangkan rencana pembangunan Flyover Gedangan sebagai solusi kemacetan di jalur utama…

1 day ago

Pemkot Surabaya Gelar Ruwatan Buang Sengkala, Jaga Keselamatan Warga dan Keamanan Kota

Dalam rangka memeriahkan HJKS ke-733, Pemkot Surabaya menggelar tradisi Ruwatan Kota di Halaman Tugu Pahlawan,…

1 day ago

Bojan Hodak, Juru Taktik Asal Kroasia di Balik Dominasi Maung Bandung

Nama Bojan Hodak kini layak disebut sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah Persib Bandung, bahkan…

1 day ago

This website uses cookies.