Categories: Nasional

Pastikan Pembangunan Sesuai Target, Kemenko PM Monitoring Pembangunan Ponpes Al-Khoziny

METROTODAY, SIDOARJO – Pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, terus berjalan. Ditargetkan, pembangunan tuntas pada Juni 2026.

Pada Kamis (2/04/2026), Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Dr. rer. nat Abdul Haris melakukan monitoring dan koordinasi lapangan pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny. Dia datang bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri.

Monitoring dan koordinasi lapangan ditujukan untuk memastikan pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat diselesaikan sesuai target, yakni Juni 2026. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran di pesantren pada tahun ajaran baru 2026/2027. Hal sebagaimana arahan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat Groundbreaking pada 11 Desember 2025.

Monitoring untuk memastikan pembangunan Ponpes Al-Khoziny selesai sesuai target. (Istimewa)

Berdasarkan monitoring di lapangan, diperoleh informasi bahwa proses pembangunan fisik sudah mencapai 22,35%. Capaian itu sudah melebihi target yang ditetapkan sebesar 20,33% sampai dengan 31 Maret 2026.

Kepala proyek pembangunan dari Waskita Karya melaporkan potensi keterlambatan akibat pemasangan tiang pancang yang harus dilakukan secara hati-hati. Dengan begitu, tidak berdampak pada bangunan di sekitarnya.

Perwakilan Pondok Pesantren Al Khoziny menyampaikan usulan pemenuhan sarana pendukung pembelajaran setelah proses pembagunan selesai. Terkait usulan tersebut, perwakilan Kementerian Agama akan mengupayakan pemenuhan sarana pendukung yang dibutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum memohon dukungan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat untuk mengakselerasi tindak lanjut usulan anggaran pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Tahun Anggaran 2026. Usulan sudah disampaikan kepada Kementerian Sekretariat Negara.

Terkait hal tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Dr. rer. nat Abdul Haris menyampaikan dukungannya. Koordinasi lintas kementerian/lembaga terus dilaksanakan untuk memastikan bahwa pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat dilaksanakan sesuai target. (red/MT)

Naufal

Recent Posts

Jelang MPLS, Situs Dispendik Surabaya Dipalsukan jadi Disdiksurabaya.org, Ini Alamat yang Resmi!

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai maupun mengakses laman bernama  disdiksurabaya.org …

7 hours ago

Pemkot Surabaya Lantik 32 ASN: 4 Pejabat Perempuan Mundur Demi Rida Suami, Lurah Tambak Wedi Digeser karena Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 32 Aparatur Sipil…

8 hours ago

DPC PKB Surabaya Konsolidasikan Kader, Matangkan Persiapan Musancab

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menggelar rapat persiapan Musyawarah Anak…

8 hours ago

Serapan Belanja Hanya 85 Persen, Banggar DPRD Surabaya Soroti Belum Optimalnya Perencanaan Pemkot

Besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) APBD Kota Surabaya tahun 2025 yang mencapai Rp 516,896…

12 hours ago

Persebaya Tuan Rumah Grup B Piala Presiden, Saingan Berat Persija hingga Port FC

Persiapan tim-tim peserta jelang turnamen pramusim Piala Presiden terus berlangsung, tak terkecuali Persebaya Surabaya. Bajol…

13 hours ago

Bisnis Laundry Terus Bertumbuh, Samsung Hadirkan Solusi untuk Dukung Produktivitas Pelaku Usaha

Memilih bisnis yang memiliki kebutuhan pasar stabil menjadi salah satu pertimbangan utama. Salah satunya adalah…

14 hours ago

This website uses cookies.