Universitas Airlangga menunjukkan peringkat yang prestisius dalam top 100 dunia versi QS World University Rankings by Subject 2026. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi berdaya saing global. Berdasarkan rilis QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026.
Pemeringkatan QS WUR by Subject merupakan salah satu acuan global paling komprehensif yang mengevaluasi perguruan tinggi berdasarkan lebih dari 50 bidang ilmu dalam lima klaster utama yakni Arts & Humanities, Engineering & Technology, Life Sciences & Medicine, Natural Sciences, serta Social Sciences & Management.
Metodologinya menggunakan indikator utama berupa academic reputation dan employer reputation dari survei global, ditambah kualitas riset melalui citations per paper dan H-index dari basis data seperti Scopus, serta jejaring kolaborasi riset internasional pada level bidang besar.
Dalam lima klaster keilmuan besar, Unair menunjukkan performa solid. Bidang Life Sciences & Medicine menempati peringkat ke-326 dunia dan 2 nasional, sedangkan Social Sciences & Management berada di posisi ke-246 dunia dan 3 nasional.
Arts & Humanities berada di 363 dunia dan 4 nasional, Engineering & Technology di 401–450 dunia dan 5 nasional, dengan capaian yang menunjukkan kekuatan multidisipliner.
Pada level bidang ilmu spesifik, dari 20 bidang yang masuk pemeringkatan, sebanyak 16 berhasil menembus Top 500 dunia dan Top 5 nasional.
Tiga bidang bahkan menjadi yang terbaik di Indonesia, yakni Veterinary Science (Kedokteran Hewan) dan Dentistry (Kedokteran Gigi) masing-masing berada di peringkat 51–100 dunia, serta Pharmacy & Pharmacology di 251–300 dunia.
Beberapa bidang lain seperti Medicine 351-400, Accounting & Finance 151-200, dan Economics & Econometrics 197 juga menunjukkan daya saing global.
Rektor Unair, Prof Dr Muhammad Madyan, SE MSi MFin, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas academica.
“Peringkat ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan konsistensi Unair dalam membangun reputasi global dan menghasilkan riset berdampak. Kami terus mendorong publikasi bereputasi, kolaborasi internasional, inovasi, serta peningkatan kualitas lulusan,” ujarnya, Senin (30/3).
Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan strategi Unair dalam memperkuat kolaborasi internasional, meningkatkan produktivitas riset, serta memastikan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Dengan tren positif ini, Unair semakin optimistis memperkuat perannya sebagai world class university yang memberikan dampak global dan mendukung pembangunan nasional,” pungkasnya. (ahm)
Keluarga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Pohan sedang diliputi bahagia. Anak kedua mereka lahir.…
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjadi salah satu titik tersibuk selama periode arus mudik dan balik…
Alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali bertambah. Kapal perang modern jenis multi-purpose…
Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Masyarakat Peduli Hutan (GEMA DUTA) menggelar aksi damai…
Rencana penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mengemuka. Salah satu alasannya…
Penataan ruang kebudayaan di Balai Pemuda mendapat dukungan. Mantan Wakil Ketua Tim Transformasi Lembaga Kebudayaan…
This website uses cookies.