Categories: Nasional

Diperintah Presiden, Kapolri Janji Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

METROTODAY, SURABAYA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus, akan diusut tuntas secara profesional dan transparan. Penegasan itu disampaikan saat ia meninjau arus mudik di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3).

Jenderal Listyo Sigit menyebut penanganan perkara tersebut menjadi perhatian serius Presiden, yang meminta Polri bekerja maksimal dengan mengedepankan pendekatan scientific crime investigation atau penyelidikan berbasis ilmiah.

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Presiden untuk mengusut tuntas perkara ini,” katanya.

Menurutnya, saat ini jajaran kepolisian masih terus mengumpulkan berbagai informasi dan keterangan awal untuk mengungkap pelaku serta motif di balik penyerangan tersebut. Setiap temuan akan didalami satu per satu agar proses penyelidikan berjalan komprehensif.

“Polri akan menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan dengan pendekatan scientific crime investigation,” ujarnya.

Untuk memperluas pengumpulan informasi, Polri juga akan membuka posko pengaduan. Melalui posko tersebut, masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kasus dapat menyampaikan laporan secara langsung kepada petugas.

Kapolri memastikan masyarakat yang memberikan keterangan akan mendapatkan jaminan perlindungan. Langkah ini dilakukan agar proses pengungkapan perkara bisa berjalan lebih cepat dan menyeluruh, sekaligus memberi rasa aman bagi para pelapor.

“Kami juga akan membuka ruang partisipasi masyarakat. Siapa pun yang memiliki informasi akan kami terima, dan tentu akan kami berikan perlindungan,” tuturnya.

Ia menambahkan, seluruh jajaran telah diperintahkan untuk bekerja maksimal dalam menangani kasus tersebut. Setiap perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik melalui posko pengaduan maupun Humas Polri.

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras ini menjadi perhatian luas publik, sehingga komitmen Polri untuk membuka ruang partisipasi masyarakat dinilai penting agar proses pengungkapan pelaku dan motif dapat dilakukan hingga tuntas. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

MetroToday-PD Nasyiatul Aisyiyah Kolaborasi, Sepakat Cetak Kader Jadi Penulis-Penulis Andal

Tim MetroToday dan Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sidoarjo sepakat berkolaborasi. Pelatihan menulis akan digelar…

3 hours ago

Waspada Jebakan, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Ungkap Laga Lawan PSBS Biak Sangat Berbahaya

Menjelang pertemuan dengan PSBS Biak pada lanjutan BRI Super League, skuad Persebaya Surabaya menggelar latihan…

13 hours ago

Di Dasar Klasemen, PSBS Biak Tetap Optimis Tahan Persebaya di Stadion GBT Surabaya

PSBS Biak siap memberikan perlawanan sengit saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada lanjutan pekan…

14 hours ago

Buruh Perempuan di Jatim Tuntut Cuti Haid, Melahirkan, Menikah Wajib Dijamin

Sejumlah buruh perempuan tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman (FSPMI) Kabupaten…

1 day ago

Wawali Surabaya Cak Ji Orasi di May Day, Tegaskan Aspirasi Buruh Kewajiban yang Harus Diperjuangkan

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, hadir langsung berbaur bersama ribuan buruh yang datang dari berbagai…

1 day ago

PKB Sidoarjo Luncurkan Hari Fraksi, Warga Bebas Sampaikan Aspirasi Setiap Jumat

Jumat bakal menjadi hari yang menegaskan fungsi representasi politik masyarakat bagi anggota Fraksi PKB DPRD…

1 day ago

This website uses cookies.