Lisa Mariana usai diperiksa di KPK sebagai saksi kasus iklan Bank BJB. (Foto: CNN)
METROTODAY, JAKARTA – Selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan Banten (BJB).
Dalam pemeriksaan tersebut, Lisa mengaku ditanya mengenai aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kepada dirinya.
Saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (22/8), Lisa Mariana mengungkapkan bahwa pertanyaan penyidik berfokus pada aliran dana yang diterimanya.
“Hari ini (Jumat 22/8) sudah selesai bagi saya menjadi saksi pemeriksaan Bank BJB Ridwan Kamil ya. (Tadi ditanya) aliran dana aja,” jelasnya.
Secara mengejutkan, Lisa menyebut bahwa aliran dana yang ia terima dari Ridwan Kamil itu digunakan untuk anaknya. “Ya kan buat anak saya,” katanya.
Namun, ia enggan menyebutkan nominal pasti dari dana yang diterimanya. “Saya enggak bisa sebut nominalnya ya,” tambahnya. Lisa juga menyatakan bahwa proses pemeriksaan berjalan lancar tanpa kendala.
Pemeriksaan terhadap Lisa Mariana ini merupakan bagian dari penyidikan KPK dalam kasus dugaan korupsi di Bank BJB periode 2021-2023. Kasus ini diperkirakan merugikan negara hingga Rp222 miliar.
Sebelumnya, pada 10 Maret 2025, KPK telah menggeledah rumah Ridwan Kamil dan menyita sebuah sepeda motor sebagai barang bukti.
Meskipun demikian, hingga saat ini, Ridwan Kamil belum juga dipanggil sebagai saksi atau tersangka oleh KPK. Tercatat, sudah 165 hari berlalu sejak penggeledahan tersebut.
Sampai saat ini KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini pada 13 Maret 2025. Mereka adalah Yuddy Renaldi (YR), Direktur Utama Bank BJB; Widi Hartoto (WH), pejabat pembuat komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB; Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri; Suhendrik (SUH), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress, serta Sophan Jaya Kusuma (SJK), Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama. (red)
Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…
Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
This website uses cookies.