Categories: Nasional

Cek Lingkar Perut Ideal dengan Peralatan Murah Meriah ala Menkes Budi Gunadi: Cukup Pakai Meteran Penjahit

METROTODAY, KUBU RAYA – Kampanye cek lingkar perut ideal ternyata sudah dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin sejak lama.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan angka harapan hidup masyarakat.

Untuk mengampanyekan lingkar perut ideal, Menkes Budi Gunadi tidak membutuhkan peralatan mahal. Bahkan peralatan tersebut bisa dibeli dimana-mana dengan harga murah.

Peralatan yang dimaksudkan Menkes Budi Gunadi adalah meteran yang biasanya dikalungkan di leher para penjahit.

Meteran tersebut biasa digunakan para penjahit untuk mengukur pembuatan celana panjang. Khususnya untuk mengetahui berapa lingkar perut pelanggannya.

Kampanye lingkar perut tersebut bahkan dilakukan Menkes Budi Gunadi sejak awal tahun lalu.

Hal tersebut tampak dalam acara Puskesmas Rasau Jaya, Kubu Raya, Kalimantan Barat yang dihadiri Menkes Budi Gunadi pada awal tahun lalu.

Dalam unggahan video di akun instagram @bgsadikin, Budi mencoba mengukur lingkar perutnya dengan meteran penjahit.

Seorang petugas puskesmas mencoba mengukurnya. “Laki-laki itu idealnya lingkar perutnya 90 Cm. Ternyata saya masih 93. Kelebihan 3 cm,” kata Budi.

Seorang pejabat di Kubu Raya pun mencoba mengikuti langkah Budi dengan mengukur lingkar perut. Ternyata jauh melebihi standar, dimana mencapai 105 cm.

Untuk wanita, kata Menkes Budi Gunadi, lingkar perut ideal adalah 80 cm.

Lingkar perut yang tidak normal, kata dia, bisa memicu penyakit metabolik. Seperti diabetes, stroke, darah tinggi dan lain-lainnya.

Menkes Budi Gunadi pun mengajak masyarakat hidup sehat dengan lingkar perut ideal. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

21 minutes ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

2 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

4 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

22 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.