Categories: Lifestyle

Kue Lumpur Bu Lilik: Oleh-Oleh Legendaris Khas Sidoarjo yang Bertahan 19 Tahun dengan Rasa Autentik

METROTODAY, SIDOARJO – Kue lumpur Bu Lilik menjadi salah satu kuliner legendaris yang hingga kini tetap menjadi favorit masyarakat Sidoarjo.

Berdiri sejak tahun 2006, usaha yang dirintis Lilik Resiyowati atau akrab disapa Bu Lilik ini sudah bertahan selama kurang lebih 19 tahun dengan konsistensi rasa dan kualitas yang tidak berubah.

Berlokasi di Jalan Hang Tuah No.45 RT.16/RW.07, Sidomukti, Sidoklumpuk, Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Kue lumpur Bu Lilik buka setiap hari mulai pukul 07.00 pagi hingga sore hari. Sejak awal berdiri, Bu Lilik mengaku tidak memiliki resep istimewa, melainkan hanya menjaga kualitas bahan dan konsistensi rasa.

Hal senada juga disampaikan oleh anak Bu Lilik yang kini ikut membantu mengelola usaha. Ia menegaskan bahwa tidak ada rahasia khusus dalam pembuatan kue lumpur tersebut.

“Nggak ada resep spesial, sama saja seperti kue lumpur pada umumnya,” jelasnya.

Keunikan kue lumpur Bu Lilik terletak pada proses memasaknya yang masih tradisional, yaitu adonan dibakar dengan bara arang, lalu di atas cetakan juga diberi tindihan arang agar matang merata.

Teknik inilah yang membuat kue lumpur Bu Lilik memiliki aroma smoky yang khas.

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menyaksikan langsung proses memasak atau live cooking, sehingga menambah daya tarik tersendiri.

Soal tekstur, kue lumpur Bu Lilik terkenal tidak padat, melainkan lembut dan lumer di mulut.

Perpaduan antara rasa manis yang pas dengan kelembutan tekstur membuat jajanan ini selalu diburu pelanggan, baik untuk dinikmati langsung maupun dijadikan oleh-oleh.

Ada dua varian utama yang ditawarkan, yaitu original dan degan (kelapa muda), dengan harga mulai dari Rp18.500 hingga Rp82.000 sesuai varian dan jumlah pesanan.

Salah satu pengunjung, Azmi, mengungkapkan kesan saat mencicipi kue lumpur legendaris ini.

“Kue lumpur Bu Lilik memang legend di Sidoarjo, rasanya enak dan lembut. Cara masaknya yang unik membuat cita rasanya berbeda,” katanya.

“Kue lumpur ini sering juga dibuat oleh-oleh khas dari Sidoarjo,” tambahnya.

Tak hanya kue lumpur, Bu Lilik juga menyediakan berbagai jajanan tradisional lainnya seperti kue talam, onde-onde, dadar gulung, pastel, sosis solo, dan masih banyak lagi.

Ragam pilihan ini semakin memperkuat posisinya sebagai pusat kuliner tradisional yang digemari masyarakat.

Kini, kue lumpur Bu Lilik bukan hanya sekadar jajanan pasar, tetapi juga telah menjadi oleh-oleh khas Sidoarjo yang legendaris.

Dengan usia usaha yang hampir dua dekade, Bu Lilik berhasil menjaga eksistensinya sebagai bagian dari identitas kuliner Sidoarjo yang patut dilestarikan. (Amelia/red)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tanpa Melihat Tetap Presisi, Mahasiswa di Surabaya Ciptakan Timbangan untuk Barista Tunanetra

Tim Rasena dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) merancang AURIS (Auditory…

2 hours ago

Teken Kontrak Kinerja dan Surat Siap Mundur, Pejabat Surabaya Komitmen Capai Target

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terus diperketat untuk mengawal kinerja perangkat daerah sekaligus mencegah risiko…

3 hours ago

BRI Region 12 Surabaya Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Gereja, Kepedulian Sambut HUT RI

BRI menyalurkan bantuan paket sembako kepada sembilan panti asuhan, lembaga kesejahteraan sosial anak, dan gereja…

4 hours ago

Perda 4/2026 Berlaku, Penghuni Kos di Surabaya Kini Bisa Pakai Alamat Tempat Tinggal di KK dan KTP

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menyiapkan sistem informasi khusus untuk mendata dan…

8 hours ago

Bertemu Bupati Subandi, HMI Sidoarjo Dukung Pemberantasan Miras dan Penanggulangan HIV/AIDS

Perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn…

18 hours ago

Pimpin DPAC PKB Sedati, Rafi Wibisono Bawa Misi “Naik Kelas”

Regenerasi kepemimpinan mulai menjadi warna baru di tubuh PKB Sidoarjo. M. Rafi Wibisono dipercaya menjadi…

1 day ago

This website uses cookies.