Categories: Kabar Haji

Menhaj Tutup Operasional Haji 2026, 202 Ribu Lebih Jemaah Sudah Dipulangkan, 367 Wafat di Tanah Suci

METROTODAY, SURABAYA – Seluruh rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 resmi dinyatakan rampung Rabu (1/7) sore. Penutupan ditandai dengan kepulangan kloter terakhir dari Debarkasi Surabaya dan Makassar, menandai berakhirnya seluruh proses kepulangan jemaah dari Tanah Suci.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf secara langsung menutup operasional tersebut usai menyambut kedatangan kloter pamungkas 116 di Asrama Haji Surabaya.

Menurutnya, secara keseluruhan, Kemenhaj telah memberangkatkan 527 kloter yang membawa 202.636 jemaah haji reguler dari 16 embarkasi di seluruh Indonesia. Selain itu, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus memberangkatkan 16.585 jemaah haji khusus serta 1.016 petugas pendamping.

Gus Irfan merinci karakteristik jemaah yang diberangkatkan tahun ini. Sebanyak 44.247 orang berstatus lansia, sedangkan 170.700 orang atau sekitar 72 persen masuk kategori risiko kesehatan tinggi. Selain itu, tercatat ada 370 jemaah berkebutuhan khusus dan 275 orang pengguna kursi roda.

“Kami menempatkan jemaah di 121 hotel di Madinah dan 182 hotel di Makkah. Selama di sana, setiap jemaah mendapatkan layanan makan sebanyak 127 kali, dengan total distribusi mencapai 24,18 juta boks makanan,” tuturnya.

Dari sisi transportasi, digunakan 15.212 bus untuk perjalanan antar kota, serta 11.900 unit bus Shalawat untuk mengantar jemaah dari tempat menginap menuju Masjidil Haram. Layanan bimbingan ibadah juga disiapkan secara terstruktur melibatkan 527 pembimbing kloter, 63 pembimbing tingkat sektor, dan 36 musyrif dini.

Untuk aspek kesehatan, disediakan sistem pelayanan berlapis yang meliputi tenaga kesehatan di setiap kloter, 45 klinik satelit di dua kota suci, 2 Klinik Kesehatan Haji, serta kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Mengenai kondisi kesehatan jemaah, Gus Irfan menyampaikan bahwa tercatat sebanyak 367 jemaah dan 1 orang petugas haji meninggal dunia selama menjalankan tugas dan ibadah. “Angka ini memang masih cukup besar, namun bersyukur dapat lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus memastikan hak keluarga terpenuhi. “Kita doakan semoga mereka mendapatkan husnul khatimah. Keluarga dapat mengajukan klaim asuransi jiwa dengan nilai pertanggungan sesuai BPIH yang akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing,” jelasnya.

Sampai saat ini, masih ada 60 jemaah yang terus menjalani perawatan medis di rumah sakit Arab Saudi, yaitu 7 orang di Jeddah, 31 orang di Madinah, dan 22 orang di Makkah. Pihaknya tetap meninggalkan tim pemantau untuk memantau perkembangan kondisi mereka.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tanpa Melihat Tetap Presisi, Mahasiswa di Surabaya Ciptakan Timbangan untuk Barista Tunanetra

Tim Rasena dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) merancang AURIS (Auditory…

2 hours ago

Teken Kontrak Kinerja dan Surat Siap Mundur, Pejabat Surabaya Komitmen Capai Target

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terus diperketat untuk mengawal kinerja perangkat daerah sekaligus mencegah risiko…

3 hours ago

BRI Region 12 Surabaya Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Gereja, Kepedulian Sambut HUT RI

BRI menyalurkan bantuan paket sembako kepada sembilan panti asuhan, lembaga kesejahteraan sosial anak, dan gereja…

4 hours ago

Perda 4/2026 Berlaku, Penghuni Kos di Surabaya Kini Bisa Pakai Alamat Tempat Tinggal di KK dan KTP

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menyiapkan sistem informasi khusus untuk mendata dan…

8 hours ago

Bertemu Bupati Subandi, HMI Sidoarjo Dukung Pemberantasan Miras dan Penanggulangan HIV/AIDS

Perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn…

18 hours ago

Pimpin DPAC PKB Sedati, Rafi Wibisono Bawa Misi “Naik Kelas”

Regenerasi kepemimpinan mulai menjadi warna baru di tubuh PKB Sidoarjo. M. Rafi Wibisono dipercaya menjadi…

1 day ago

This website uses cookies.