Ia juga memastikan tidak ada kendala makan selama di tanah suci. “Selama di Makkah dan Madinag makanannya cocok,” imbuhnya.
Ia bersama kloter 112 asal Kabupaten Kediri langsung melanjutkan perjalanan menuju ke daerah menggunakan bus pada Rabu dini hari.
Perjalanan suci ini merupakan buah kesabaran puluhan tahun. Dulu, Mbah Marsiyah berjualan jenang di pasar dan menabung uang receh mulai Rp 500 secara diam-diam hingga cukup untuk mendaftar haji pada 2021 saat usianya 99 tahun.
Sementara itu, Menhaj RI, Mochamad Irfan Yusuf mengaku bahwa sepuluh hari sebelumnya ia menerima pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Bapak Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bekerja keras menyelenggarakan ibadah haji, serta menitipkan salam kepada seluruh jemaah. Malam ini saya sampaikan langsung salam itu kepada jemaah,” ujar Gus Irfan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas di embarkasi dan debarkasi Surabaya, mulai dari imigrasi hingga tenaga pendukung lainnya.
“Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu semua. Meskipun tidak ikut berangkat haji, insyaallah pahala ibadah hajinya akan melimpah atas pengabdian yang diberikan,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Memasuki masa libur sekolah, jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi 8…
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kawasan Kutisari, Surabaya, hingga kini belum juga beroperasi…
Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah memulangkan Bosnia-Herzegovina dengan…
Tak ada yang menyangka Belgia mampu keluar dari lubang sedalam itu. Tertinggal dua gol hingga…
Gila, dramatis, dan sukses bikin senam jantung! Laga babak 32 besar Piala Dunia di Atlanta…
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional…
This website uses cookies.