Jemaah haji saat tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Sebanyak 34.457 jemaah haji telah tiba di tanah air melalui Debarkasi Surabaya. Proses kepulangan yang melibatkan 116 kloter ini dijadwalkan selesai seluruhnya pada 1 Juli mendatang. Hingga saat ini, tercatat 84 orang jemaah meninggal dunia, baik saat keberangkatan, selama di Tanah Suci, maupun dalam perjalanan pulang.
Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Rosidi Roslan, menjelaskan rincian jumlah tersebut.
“Jumlah jemaah yang wafat di Tanah Suci maupun dalam perjalanan pulang mencapai 83 orang, ditambah satu orang yang meninggal saat proses keberangkatan, sehingga totalnya menjadi 84 orang,” ungkapnya, Jumat (26/6).
Ia menambahkan bahwa kasus ini menjadi perhatian utama sekaligus bahan evaluasi bagi pihak panitia. Ke depannya, standar pemeriksaan kesehatan akan diperketat bekerja sama dengan Kementerian Agama.
“Kasus ini menjadi perhatian utama sekaligus bahan evaluasi bagi kami. Ke depannya, kami akan memperketat pemeriksaan kesehatan awal atau istitaah bersama dengan Kemenag,” tegas Rosidi.
Pihaknya juga menghimbau seluruh jemaah untuk membatasi aktivitas yang berlebihan menjelang kepulangan agar kondisi tubuh tetap prima hingga tiba di daerah asal masing-masing.
Selama masa pemulangan, tercatat sebanyak 164 kali kunjungan ke poliklinik Asrama Haji Debarkasi Surabaya.
Penyakit yang paling banyak diderita jemaah adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 66 orang, diikuti hipertensi 16 orang, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK/COPD) 12 orang, diabetes melitus 10 orang, batuk 8 orang, dan influenza 7 orang.
Sementara itu, hingga hari ke-24 masa kepulangan, masih ada 23 jemaah yang belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Mereka berasal dari wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur, serta membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyatakan pihaknya terus memantau kondisi jemaah yang masih berada di Tanah Suci.
“Prioritas kami adalah memastikan seluruh jemaah yang masih dirawat mendapatkan pendampingan dan pemantauan yang optimal. Kami terus berkomunikasi dengan tim kesehatan dan petugas haji di Arab Saudi untuk mempersiapkan proses kepulangan mereka ketika kondisi kesehatan telah memungkinkan,” tuturnya. (ahm)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendorong terwujudnya integrasi layanan kesehatan melalui sistem Satu Data Kesehatan…
Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya secara resmi telah menuntaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang…
Amerika Serikat menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dramatis 2-3 dari Turki dalam…
Paraguay dan Australia menutup perjuangan mereka di Grup D Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang…
Timnas Prancis harus menghadapi laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 melawan Norwegia tanpa kehadiran…
Ketika Piala Dunia 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Los Angeles dipastikan menjadi salah satu kota…
This website uses cookies.