WhatsApp Image 2026-06-28 at 11.37.33
METROTODAY, NEW JERSEY – Panggung megah New York New Jersey Stadium menjadi saksi bisu keperkasaan Timnas Inggris yang sukses menggulung Panama dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga pamungkas Grup L Piala Dunia 2026 pada Minggu (28/6) WIB.
Kemenangan manis ini tak sekadar mengamankan tiga poin penuh, melainkan juga menobatkan armada Thomas Tuchel sebagai penguasa takhta klasemen Grup L dengan raihan total tujuh poin.
Sebaliknya ini memaksa Los Canaleros (julukan Panama) angkat kaki dari turnamen akbar ini tanpa membawa sebiji poin atau bahkan mencicipi nikmatnya mencetak gol.
Mengulas jalannya laga, paruh pertama sejatinya berjalan cukup alot dan menjemukan bagi fans Inggris. Rapatnya barisan pertahanan berlapis lima yang digalang Panama membuat Tiga Singa frustasi hingga turun minum tanpa gol, bahkan Kane tercatat Sofascore hanya menyentuh bola sebanyak 10 kali.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-62 saat bintang muda Real Madrid, Jude Bellingham, secara cerdik menyepak bola memanfaatkan skema sepak pojok dari Bukayo Saka.
Tak butuh waktu lama, hanya berselang lima menit, Bellingham gentian bertindak sebagai pelayan dengan mengirimpan umpan silang akurat yang langsung disundul dengan bertenaga oleh Harry Kane untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Namun, di balik kemenangan Tiga Singa (julukan Inggris), terselip kisah mistis yang cukup menggelitik jagat maya sepak bola. Mandulnya Harry Kane di laga sebelumnya dan paruh pertama laga hari ini kabarnya tak lepas dari intervensi supranatural.
Goal melaporkan, dukun kondang asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam, telah melepas jampi-jampi alias kutukan spiritualnya kepada sang kapten sesaat setelah laga kontra Ghana di matchday kedua berakhir imbang.
Pembebasan belenggu gaib ini terbukti instan. Kane seolah mendapatkan kembali sentuhan magisnya dan mencetak gol setelah kemampuannya sempat menguap di lapangan.
Sang kapten yang baru saja menjadi top skor sepanjang masa Inggris di Piala Dunia tampil merendah. Ketika ditanya awak media mengenai hilangnya kutukan dari dukun Ghana, Kane hanya bisa tertawa lepas.
“Melewati catatan King Gary Lineker adalah kehormatan luar biasa yang tidak pernah saya duga saat kecil. Namun, target utama kami adalah trofi, bukan rekor pribadi. Saya juga sudah mendengar cerita kutukan itu dari media sosial. Lucu sekali. Jika melepas kutukan itu membuat saya mencetak gol, mungkin saya harus mengirimkan jersey Inggris bertanda tangan saya ke Ghana sebagai ucapan terima kasih,” tawa Kane, seperti yang diliput oleh Sky Sports.
Gol sundulan tajam Harry Kane resmi menobatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris di panggung Piala Dunia dengan koleksi 11 gol, melangkahi rekor legendaris milik Gary Lineker yang mengemas 10 gol.
Di sektor pertahanan, kiper Jordan Pickford juga mengukir sejarah dengan mencatatkan penampilan ke-15 di ajang Piala Dunia, menempel ketat rekor Peter Shilton (17 caps). Sementara itu, hasil ini membawa Inggris melaju ke babak 32 besar untuk mentantang Kongo di Atlanta. (eza/mt)
Fase grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Enam pertandingan terakhir yang mempertemukan tim-tim di Grup…
Argentina menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Yordania, Minggu (28/6),…
Laga Austria kontra Aljazair pada pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 semula diprediksi menjadi salah…
Portugal gagal mengkudeta puncak klasemen Grup K setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia…
Sebuah tinta emas baru saja diukir oleh Timnas Repbulik Demokratik Kongo di panggung Piala Dunia…
Drama tingkat tinggi tersaja dalam laga pamungkas Grup L Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Kroasia…
This website uses cookies.