WhatsApp Image 2026-06-22 at 13.09.15
METROTODAY, MIAMI – Jika sebelum turnamen dimulai Tanjung Verde hanya dianggap peserta debutan yang numpang lewat, kini pandangan itu perlahan berubah.
Setelah sukses menahan Spanyol tanpa gol pada laga pertama, wakil Afrika itu kembali mencuri sorotan dengan memaksa Uruguay bermain imbang 2-2 dalam pertandingan Grup H di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (21/6) waktu setempat.
Hasil tersebut membuat Tanjung Verde semakin diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi menjegal tim besar lain di turnamen tahun ini.
Di atas kertas, Uruguay jelas lebih diunggulkan. Dilaporkan oleh Reuters, Tim asuhan Marcelo Bielsa datang dengan pengalaman panjang di panggung dunia dan sederet pemain yang merumput di liga-liga elite Eropa.
Namun sejak menit-menit awal pertandingan, Tanjung Verde menunjukkan bahwa mereka tidak datang ke Amerika Serikat hanya untuk menjadi pelengkap.
Organisasi pertahanan yang disiplin serta keberanian menekan lawan membuat Uruguay kesulitan mengembangkan permainan.
Kejutan pertama datang pada menit ke-21. Gelandang Kevin Pina melepaskan tendangan bebas spektakuler yang meluncur deras ke sudut gawang Uruguay.
Gol tersebut bukan hanya membawa Tanjung Verde unggul 1-0, tetapi juga tercatat sebagai gol pertama negara kepulauan Afrika itu dalam sejarah Piala Dunia.
Ribuan pendukung Tanjung Verde yang hadir di stadion langsung larut dalam euforia momen bersejarah tersebut.
Uruguay yang terhenyak kemudian merespons dengan menunjukkan kualitas mereka.
Menjelang turun minum, Maximiliano Araujo berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Hanya beberapa menit berselang, Agustin Canobbio membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Dalam sekejap, Uruguay terlihat akan mengakhiri perlawanan tim debutan tersebut dan mengamankan kemenangan penting.
Namun kata menyerah sepertinya tak ada dalam kamus Tanjung Verde. Tim berjuluk Hiu Biru itu kembali memperlihatkan kedisiplinan yang membuat Spanyol frustasi pada pertandingan sebelumnya.
Mereka terus bermain berani dan tidak terpaku bertahan meski menghadapi tekanan berubi-tubi dari Uruguay.
Sikap pantang menyerah itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61 ketika Helio Varela memanfaatkan kelengahan lini belakang Uruguay untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Page: 1 2
Forum Daerah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (FORDA LKSA) Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan 1.000 Yatim Camp…
Sebanyak 105 anak mengikuti kegiatan bakti sosial Khitan Bahagia yang digelar di Kantor Desa Sedenganmijen,…
BRI menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan dan mempermudah aksesibilitas bagi para nasabah. Buka kantor…
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Bersama BPJS Ketenagakerjaan, diluncurkan Gerakan Sadar…
Sepak bola punya cara paling kejam untuk meruntuhkan kesombongan sebuah tim. Datang dengan status mentereng…
Absennya Neymar Junior dalam dua laga awal Brasil di Piala Dunia 2026 memunculkan tanda tanya…
This website uses cookies.