GBLA Berpesta, Persib Bandung Buat Sejarah: Hattrick Juara Liga Indonesia

METROTODAY, BANDUNG – Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di sepak bola tanah air. Maung Bandung resmi keluar sebagai juara Indonesian Super League musim 2025/2026 setelah bermain sama kuat 0-0 saat menjamu Persijap Jepara di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Sabtu (23/5/2026).

Hasil tersebut cukup untuk Persib menyegel posisi puncak klasemen akhir dengan raihan 79 poin. Klub asuhan Bojan Hodak itu unggul head-to-head meski berpoin sama dengan Borneo FC Samarinda yang baru saja menang besar dengan skor 7-1 atas Malut United.

Keberhasilan Persib Bandung membuatnya resmi menjadi klub yang meraih trofi Liga Indonesia secara 3 kali berturut-turut. Persib mengulangi kisahnya menjadi juara Liga 1 di musim 2023/2024 dan musim 2024/2025.

Suasana pesta sudah terasa di Stadion GBLA sejak sebelum peluit akhir dibunyikan. Puluhan ribu bobotoh yang memadati tribun langsung bersorak saat pertadingan berakhir. Flare biru menyala. Nyanyian khas Bobotoh terus bergema sepanjang malam di Kota Bandung.

Pelatih Bojan Hodak mengakui musim ini menjadi musim tersulit baginya selama menukangi Persib Bandung. Menurutnya, mempertahankan gelar justru lebih susah dibanding saat merengkuhnya pertama kali.

”Musim ini terasa lebih sulit, semua tim ingin mengalahkan kami,” ujar pelatih berkepala plontos itu saat diwawancarai awak media seusai pertandingan.

Persib Bandung mampu menjaga konsistensi dan fokus hingga musim benar-benar berakhir. Tom Haye dkk dikenal sebagai tim paling solid di kompetisi musim ini, terutama saat bermain di kandang sendiri. Menurut data Sofascore, Persib bahkan tak tersentuh kekalahan saat bermain home musim ini.

Keberhasilan Pangeran Biru musim ini menjadikannya koleksi trofi liga kelima mereka sejak era Liga Indonesia dimulai. Sebelumnya, Persib Bandung meraih trofi liga musim 1994/1995, 2014, 2023/2024, 2024/2025, dan terbaru musim ini 2025/2026.

Musim ini, Persib Bandung tampil di AFC Champions League Two sebagai wakil Indonesia. Meski tidak difavoritkan, penampilan Persib cukup merepotkan tim-tim besar Asia.

Bagi Bobotoh, tentu pencapaian musim ini terasa komplet. Selain menjadi kampiun tiga kali beruntun di liga domestik, Persib juga mengangkat derajat Liga Indonesia di panggung Asia. Terkini, Liga Indonesia berada di peringkat ke-18 Asia, setelah sebelumnya berada di peringkat ke-25. Lonjakan impresif ini terjadi berkat penampilan garang Persib Bandung dan Dewa United sebagai wakil Indonesia di kancah Asia musim ini.

Dilansir dari laman resmi AFC, Persib Bandung meloloskan diri dari sebagai Juara Grup G setelah sukses menjinakkan wakil lain dari Thailand, Malaysia, dan Singapura. Penampilan dispilin taktik serta atmosfer luar biasa Gelora Bandung Lautan Api membawa Persib melaju hingga babak 16 besar. Sayangnya, perjalanan Persib Bandung terhenti saat kalah agregat 2-3 dari Ratchaburi FC di babak 16 besar.

Musim depan, Persib Bandung (Juara Liga Indonesia) dan Borneo FC Samarinda (Runner-up Liga Indonesia) berhak mewakili Indonesia di kompetisi antarklub Asia. (ezaar)

METROTODAY, BANDUNG – Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di sepak bola tanah air. Maung Bandung resmi keluar sebagai juara Indonesian Super League musim 2025/2026 setelah bermain sama kuat 0-0 saat menjamu Persijap Jepara di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Sabtu (23/5/2026).

Hasil tersebut cukup untuk Persib menyegel posisi puncak klasemen akhir dengan raihan 79 poin. Klub asuhan Bojan Hodak itu unggul head-to-head meski berpoin sama dengan Borneo FC Samarinda yang baru saja menang besar dengan skor 7-1 atas Malut United.

Keberhasilan Persib Bandung membuatnya resmi menjadi klub yang meraih trofi Liga Indonesia secara 3 kali berturut-turut. Persib mengulangi kisahnya menjadi juara Liga 1 di musim 2023/2024 dan musim 2024/2025.

Suasana pesta sudah terasa di Stadion GBLA sejak sebelum peluit akhir dibunyikan. Puluhan ribu bobotoh yang memadati tribun langsung bersorak saat pertadingan berakhir. Flare biru menyala. Nyanyian khas Bobotoh terus bergema sepanjang malam di Kota Bandung.

Pelatih Bojan Hodak mengakui musim ini menjadi musim tersulit baginya selama menukangi Persib Bandung. Menurutnya, mempertahankan gelar justru lebih susah dibanding saat merengkuhnya pertama kali.

”Musim ini terasa lebih sulit, semua tim ingin mengalahkan kami,” ujar pelatih berkepala plontos itu saat diwawancarai awak media seusai pertandingan.

Persib Bandung mampu menjaga konsistensi dan fokus hingga musim benar-benar berakhir. Tom Haye dkk dikenal sebagai tim paling solid di kompetisi musim ini, terutama saat bermain di kandang sendiri. Menurut data Sofascore, Persib bahkan tak tersentuh kekalahan saat bermain home musim ini.

Keberhasilan Pangeran Biru musim ini menjadikannya koleksi trofi liga kelima mereka sejak era Liga Indonesia dimulai. Sebelumnya, Persib Bandung meraih trofi liga musim 1994/1995, 2014, 2023/2024, 2024/2025, dan terbaru musim ini 2025/2026.

Musim ini, Persib Bandung tampil di AFC Champions League Two sebagai wakil Indonesia. Meski tidak difavoritkan, penampilan Persib cukup merepotkan tim-tim besar Asia.

Bagi Bobotoh, tentu pencapaian musim ini terasa komplet. Selain menjadi kampiun tiga kali beruntun di liga domestik, Persib juga mengangkat derajat Liga Indonesia di panggung Asia. Terkini, Liga Indonesia berada di peringkat ke-18 Asia, setelah sebelumnya berada di peringkat ke-25. Lonjakan impresif ini terjadi berkat penampilan garang Persib Bandung dan Dewa United sebagai wakil Indonesia di kancah Asia musim ini.

Dilansir dari laman resmi AFC, Persib Bandung meloloskan diri dari sebagai Juara Grup G setelah sukses menjinakkan wakil lain dari Thailand, Malaysia, dan Singapura. Penampilan dispilin taktik serta atmosfer luar biasa Gelora Bandung Lautan Api membawa Persib melaju hingga babak 16 besar. Sayangnya, perjalanan Persib Bandung terhenti saat kalah agregat 2-3 dari Ratchaburi FC di babak 16 besar.

Musim depan, Persib Bandung (Juara Liga Indonesia) dan Borneo FC Samarinda (Runner-up Liga Indonesia) berhak mewakili Indonesia di kompetisi antarklub Asia. (ezaar)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait