Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares merasa puas atas kemenangan 1-0 melawan PSM Makassar. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Persebaya Surabaya bangkit dari tren negatif dengan meraih kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Rabu (25/2) malam. Tiga poin di kandang sendiri memberikan dampak positif bagi mentalitas tim yang sebelumnya mengalami kekalahan di dua laga berturut-turut.
Green Force tampil agresif sejak awal pertandingan dan menunjukkan dominasi yang jelas di babak pertama. Berbagai peluang tercipta, meskipun penyelesaian akhir masih menjadi aspek yang perlu diperbaiki.
Sepanjang laga, Persebaya mencatat total 20 tembakan dengan 6 di antaranya tepat sasaran, salah satunya berhasil dikonversi menjadi gol penentu kemenangan.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa fase sulit sebelumnya disebabkan oleh detail kecil yang berdampak besar.
“Tentu saja. Tidak ada yang suka kalah. Saat melawan Bhayangkara di sini, laga kandang terakhir kami, mereka punya tiga peluang dan mencetak gol. Gol pertama dari bola mati. Kami juga punya peluang saat itu tapi tidak mencetak gol. Di Jepara pun sama, gol dari bola mati, kami punya peluang tapi tidak gol,” ujarnya Kamis (26/2).
Dari pengalaman tersebut, tim berlatih lebih disiplin dan fokus. Menurutnya, kemenangan ini sangat berarti bagi kondisi psikologis pemain.
“Jadi sangat penting bagi kami untuk menang. Karena dengan menang, pemain merasa senang dan mendapatkan kepercayaan diri. Sebagai pelatih, melatih tim yang menang sangat berbeda dengan melatih tim yang kalah dan tidak punya kepercayaan diri,” tegas pelatih asal Portugal ini.
Atmosfer Stadion GBT yang dipenuhi oleh pendukung Bonek dan Bonita juga menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk menjaga intensitas hingga akhir laga. Kemenangan ini diharapkan menjadi titik balik bagi Persebaya yang akan menghadapi tantangan berat melawan Persib Bandung pada Senin (2/3) mendatang.
“Saya berharap dengan kemenangan ini, pemain lebih percaya diri. Karena laga berikutnya melawan Persib yang punya skuad bagus. Kami harus fokus dengan sikap yang sama seperti hari ini,” pungkasnya. (ahm)
Aksi pencurian telepon genggam milik seorang penjual ayam geprek di Stasiun Gubeng Surabaya sisi lama…
Antusiasme masyarakat Surabaya untuk melakukan donor darah tidak surut di bulan Ramadan. Seperti di halaman…
SEPANJANG hidupnya, KH. Ali Mas’ud dikenal senang mengikuti kegiatan masyarakat yang mendorong pada peribadatan kepada…
Sebuah kebakaran melanda rumah rusun (rusun) lantai 3 di Jalan Rusun Sombo, Kelurahan Simolawang, Kecamatan…
Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor 1-0 dalam pertandingan pekan ke-23 BRI Super…
Sejumlah anak-anak mengisi waktu tersebut dengan belajar tari Sufi di dalam masjid, diiringi irama sholawat…
This website uses cookies.