Categories: Fair Play

Performa Memburuk, Persebaya Resmi Pecat Eduardo Perez, Uston Nawawi Jadi Pelatih Caretaker

METROTODAY, SURABAYA – Usai ditahan imbang tamunya Arema FC 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Persebaya Surabaya langsung bergerak cepat dengan melakukan perubahan tim. Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, harus menelan pil pahit dengan dipecat oleh tim manajemen.

Akun Instagram resmi Persebaya bahkan telah mengumumkan akhir kerja sama dengan Coach Eduardo Perez.

“Persebaya hari ini (22/11) memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Perez. Terima kasih atas kerja sama selama enam bulan terakhir. Perihal pelatih pengganti, Persebaya telah mencapai kesepakatan jangka panjang. Namun, Persebaya akan bersikap profesional menunggu tuntasnya segala urusan legalitas,” demikian pernyataan resmi dari akun tersebut.

Selama dilatih Coach Eduardo, Persebaya mengalami kekalahan sebanyak 4 kali (2 kali di kandang, 2 kali di tandang), bermain imbang sebanyak 4 kali (2 kali di kandang, 2 kali di tandang), dan hanya meraih kemenangan sebanyak 3 kali di kandang. Atas hasil pertandingan itu, Persebaya Surabaya berada di posisi ke-8 dengan 16 poin.

Bahkan, usai pertandingan melawan Arema FC yang berakhir 1-1, para Bonek menghampiri para pemain, pelatih, dan official di pinggir lapangan untuk meluapkan kekecewaannya atas hasil negatif yang diperoleh Persebaya selama ini.

Dengan hengkangnya Coach Eduardo, kini manajemen Persebaya menunjuk Uston Nawawi sebagai pelatih caretaker sembari menunggu legalitas dan pelatih baru.

Uston bukan kali pertama menjadi pelatih caretaker, mantan pemain Persebaya ini pernah juga menjadi pelatih caretaker saat menggantikan Joseph Gombau tahun 2023/2024. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

8 minutes ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

2 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

3 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

22 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.