Categories: Fair Play

Piala AFF U-23: Vanenburg Yakin Indonesia U-23 Menang 90 Menit, Tiga Pilar Dikabarkan Sudah Membaik

METROTODAY, JAKARTA – Timnas Indonesia U-23 mengusung ambisi tinggi di final ASEAN U-23 Championship atau Piala AFF U-23 2025. Target untuk menuntaskan turnamen sebagai juara menjadi harga mati bagi Garuda Muda.

Skuad Garuda Muda akan menghadapi Vietnam di final yang berlangsung di Stadion utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa malam (kickoff pukul 20.00 WIB). Tekad yang kuat sudah ditanamkan pelatih Indonesia U-23 Gerald Vanenburg.

Vanenburg ingin mempersembahkan kemenangan sekaligus juara di turnamen perdana sebagai pelatih Garuda Muda. Berbeda dengan semifinal yang sampai harus dipastikan dengan adu penalti, kali ini Vanenburg tak mau ada babak tambahan selain 2 x 45 menit.

Vanenburg menegaskan, dia bakal menyiapkan taktik dan strategi untuk menang dalam 90 menit. “Kami menghormati Vietnam sebagai lawan yang bagus, jadi kami akan memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Nah, untuk bisa menang, tentu saja dia menegaskan timnya bisa mencetak gol lebih banyak. Karena itu, Vanenburg ingin barisan penyerangnya tak melempem lagi seperti di tiga pertandingan terakhir.

Indonesia U-23 memang sudah mencetak 10 gol dari empat pertandingan yang sudah dijalani. Namun, mereka sangat  bergantng pada ketajaman Jens Raven yang sudah mencetak 7 gol.

Demi menggenjot agresivitas, Vanenburg menyiapkan beberapa pemain lain selain Raven untuk bisa mencetak gol. “Jadi saya ingin cari solusi untuk jangka pendek ini, di final, pemain-pemain mana yang bisa saya tugaskan mencetak gol,” ucapnya.

Perihal kondisi pemain, Gerald menyebutkan, kondisi pemain yang sebelumnya mengalami masalah dalam kondisi oke. Seperti Arkhan Fikri, Toni Firmansyah hingga Raven.

“Ketiganya, bahkan Arkhan secara spesifik sudah sangat baik, tapi saya harus berhati-hati dengan dia. Apalagi Arkhan juga masih punya masa depan,” tuturnya.

Juru taktik asal Belanda itu senang melihat mental pemain yang bisa menuntaskan pertandingan hingga penalti di semifinal. Dia menilai mental pemain luar biasa. “Dan kami beruntung bisa menang lawan Thailand. Jadi kami tak akan khawatir saat adu penalti nanti di final,” bebernya.
Lantas, apakah tim bakal kembali mengasah kemampuan untuk adu penalti? “Kami tak akan latihan (penalti) tapi kami akan memenanngkannya jika memang ada adu penalti,” katanya percaya diri.(*)

 

PERKIRAAN PEMAIN
Indonesia U-23
(4-3-3) : 1-M Ardiansyah (g); 20-Achmad Maulana, 3-Kakang Rudianto 4-Kadek Arel (c), 13-Alfharezzi Buffon;  5-Dony Tri Pamungkas, 10-Arkhan Fikri, 14-Dominikus Dion ; 8-Rayhan Hannan, 21-Jens Raven, 11-Rahmat Arjuna.
Pelatih : Gerald Vanenburg

Vietnam U-23 (3-4-3) : 1- Trang Trung Kien (g); 3-  Ly Duc Pham, 4- Hieu Minh Nguyen, 16- Nhat Minh Nguyen : 20- Anh Quan Vo, 8- Van Truong Nguyen, 12- Xuan Bac Nguyen, 17- Phi Hoang Nguyen : 11- Van Khang Kuat (C), 14- Viktor Le, 18- Cong Phuong Nguyen, 
Pelatih : Kim Sang Sik

Anton Hadiyanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

20 minutes ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

2 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

4 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

22 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.