Categories: Fair Play

Juara FIFA Club World Cup, Chelsea Dapat Tambahan Dana Belanja Rp 1,29 Triliun

METROTODAY, EAST RUTHERFORD – Kesuksesan Chelsea menjuarai FIFA Club World Cup 2025 tak hanya berbuah tambahan trofi. Pundi-pundi tim asal London itu pun kian gemerincing sepulang dari Negeri Paman Sam.

Selain sukses secara prestasi, Chelsea merupakan tim dengan pendapatan hadiah (prize money) paling tinggi di ajang Piala Dunia Antarklub 2025. Seperti dilaporkan BBC Sport, The Blues setidaknya membawa pulang GBP 84 juta (Rp 1,8 triliun).

Jumlah itu lebih banyak GBP 5,6 juta (sekitar Rp 122,7 miliar) dari Paris Saint-Germain (PSG) sebagai runner-up. PSG mendapatkan tak kurang dari GBP 78,8 juta berkat kiprahnya di ajang versi baru itu.

Sesuai aturan federasi sepak bola Eropa (UEFA), klub-klub di Eropa bisa membelanjakan 70 persen dari pendapatan mereka di FIFA CWC untuk menggaji pemain, transfer, maupun biaya agen. Artinya, Chelsea setidaknya bisa mendapat tambahan dana GBP 58,8 juta (Rp 1,29 triliun) untuk belanja pemain.

Sejauh ini, Chelsea telah menghabiskan GBP 210,6 juta (Rp 4,6 triliun) untuk belanja pemain pada musim panas. Rekrutan termahal adalah striker Joao Pedro dari Brighton & Hove Albion dengan GBP 55 juta (Rp 1,2 triliun). Pedro terbukti bersinar terang selama di AS.

”Kami memiliki kedalaman skuad yang bagus saat ini dan kita lihat saja nanti apakah kami akan menambah pemain baru,” ujar Pelatih Chelsea Enzo Maresca dikutip dari Football London.

Di sisi lain, juara Oseania Auckland City FC memang hanya meraih prize money GBP 3,3 juta (Rp 72,4 miliar) dari PD Antarklub 2025. Namun, pendapatan tersebut hampir tujuh kali lipat dari pendapatan klub Selandia Baru itu sepanjang tahun lalu.  (*)

Anton Hadiyanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

30 minutes ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

3 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

4 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

23 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.