Categories: Fair Play

FIFA Club World Cup: Chelsea Hancurkan Dominasi PSG, Kuncinya di Sepuluh Menit Pertama

METROTODAY, EAST RUTHERFORD – Chelsea membalikkan prediksi banyak pihak dan tampil gemilang di final FIFA Club World Cup (CWC) 2025 alias Piala Dunia Antarklub. mereka menghancurkan dominasi Paris Saint-Germain (PSG) yang lebih diunggulkan.

Chelsea terlalu perkasa bagi PSG. The Blues menekuk PSG 3-0 dalam laga yang berakhir panas di Stadion MetLife, East Rutherford, Amerika Serikat, Senin dini hari WIB (!$/7).

Seluruh gol Chelsea terjadi di babak pertama. Dua gol identic dari Cole Palmer pada menit ke22 dan 30, serta finishing striker anyarnya Joao Pedro di menit ke-43.

Dominasi PSG di babak kedua seakan tak berarti lantaran tak ada gol yang terjadi. Bahkan, Les parisiens – julukan PSG harus bermain dengan sepuluh orang setelah Joao Neves dikartu merah pada menit ke-85.

Pelatih Chelsea Enzo Maresca tak menutupi rasa lega sekaligus puas dapat membuktikan diri mampu menundukkan PSG. Baginya, menit-menit awal laga menjadi sisi krusial untuk mencuri kemenangan.

‘’Menurut saya, kami memenangkan pertandingan di sepuluh menit pertama. Di periode itu, kami mengatur tempo, mengatur permainan seperti yang kami inginkan,’’ tutur pelatih asal Italia itu.

Chelsea pun mematrikan diri menjadi tim pertama yang memenangkan Piala Dunia Antarklub FIFA versi baru. Itu menjadi gelar kedua mereka di kompetisi ini.

The Blues mengalahkan prediksi karena dianggap sebagai tim lebih lemah. Di partai final tampil mengejutkan dengan mendominasi sang juara Liga Champions, PSG, yang dianggap menjadi tim terkuat dunia sepanjang musim 2024-2025.

Kemenangan tersebut membawa Chelsea mengangkat trofi kedua mereka musim ini setelah Conference League Eropa, sekaligus mencapai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia sepak bola. Memenangkan setiap kompetisi klub internasional yang dapat diikuti tim-tim Eropa.

Chelsea mencapai prestasi impresif ini hanya dalam enam tahun terakhir. Sejak 2019, The Blues telah memenangkan trofi Liga Champions, Liga Europa, Conference League, dan dua format Piala Dunia Antarklub.

Hebatnya, The Blues mengalahkan Arsenal di final Liga Eropa musim 2018-2019. Dua tahun kemudian, mereka mengalahkan Manchester City di final Liga Champions 2020-2021 dan kemudian memenangkan Piala Dunia Antarklub 2021 dengan mengalahkan Palmeiras 2–1 di final.

Kurang dari dua bulan yang lalu, Chelsea sukses mengalahkan Real Betis 4-1 di final Conference League. Itu menjadikan mereka tim pertama yang memenangkan ketiga kompetisi tertinggi di benua biru. (*)

Anton Hadiyanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

2 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

4 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

5 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

24 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.