Categories: Fair Play

Diogo Jota Kecelakaan di Jalan, Ini Alasan Dia Memilih Jalur Darat Spanyol-Portugal

METROTODAY, MADRID – Dunia sepak bola Eropa kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Kamis (3/7), penyerang Liverpool FC dan timnas Portugal Diogo Jota meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Cernadilla, Provinsi Zamora, Spanyol.

Jota menambah panjang daftar selebritas yang tewas akibat kecelakaan di jalur darat. Mobil Lamborghini yang dia tumpangi bersama adiknya, Andre Felipe Silva, mengalami pecah ban saat akan menyalip.

Mobil itu pun keluar dari jalur, menabrak pagar pembatas, dan terbakar. Guardia Civil, Dinas Pemadam Kebakaran setempat, dan Unit Medis Darurat segera mendatangi tempat kejadian. Sayang, nyawa Jota dan Silva tidak terselamatkan.

Jota dan Silva dalam perjalanan darat menuju ke kota pelabuhan, Santander. Rencananya, dari sana mereka akan menaiki kapal feri yang akan membawa kembali ke Liverpool.

Jota memang selalu mengambil jalan darat dan menyeberang dengan kapal feri setiap pulang ke Spanyol. Hari itu, dia baru saja menjalani libur musim panas sekaligus perayaan pernikahannya dengan sang kekasih, Rute Cardoso.

Jurnalis CNN Portugal Rui Laura menyebut, kondisi kesehatan yang membuat Jota harus menempuh jalur darat. Ya, operasi paru-paru yang tidak memperbolehkan Jota bepergian dengan transportasi udara.

”Diogo selalu mengikuti anjuran tersebut. Termasuk ketika hari naasnya itu tiba,” sebut Laura dalam berita tentang kematian Jota tersebut.

Berlibur bersama keluarga menjadi pilihan Jota setelah musim yang sibuk bersama Liverpool dan timnas Portugal. Selain liburan musim panas dan merayakan pernikahan, Jota baru saja membawa Portugal memenangi UEFA Nations League (9/6). (*)

Anton Hadiyanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

3 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

5 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

6 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

1 day ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.