Categories: Fair Play

Stefano Cugurra Akhiri Kiprah 7 Tahun di Bali United, Akan Berlabuh ke Persebaya?

METROTODAY, SURABAYA – Setelah tujuh tahun mengarsiteki Bali United, pelatih asal Brasil, Stefano “Teco” Cugurra, resmi mengakhiri kontraknya dengan tim berjuluk Laskar Tridatu.

Keputusan ini diambil setelah Bali United menyelesaikan musim 2024/2025 di peringkat kedelapan Liga 1 dengan mencatat kemenangan 3-1 atas tuan rumah Persebaya Surabaya dalam laga pamungkas di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat malam (23/5).

Selama tujuh tahun berkarier di Bali United, Cugurra sukses mempersembahkan dua gelar juara Liga 1.

“Saya sangat berterima kasih kepada suporter dan manajemen Bali United atas dukungan selama tujuh tahun ini,” ujar Cugurra.

Dia menyebut Bali United adalah salah satu klub terbaik di Indonesia, dengan fasilitas lengkap dan manajemen yang profesional.

Meskipun mengakhiri kerja sama, Cugurra tetap menyimpan kenangan indah bersama Bali United. “Saya bangga telah menjadi bagian dari sejarah Bali United,” tegasnya.

Kepergian Cugurra kini memunculkan spekulasi. Ia diisukan akan bergabung dengan Persebaya Surabaya menggantikan Paul Munster.

Sosok Cugurra sendiri sudah tak asing dengan Persebaya. Karena ia, pernah mendampingi Jakcsen F Tiago menukangi Bajul Ijo sebagai pelatih fisik selama kurun 2003-2004.

Sementara itu, Bali United dikabarkan tengah membidik Luis Milla, mantan pelatih Timnas Indonesia, sebagai pengganti Cugurra.

Namun, pihak manajemen Bali United hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait hal tersebut. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

1 hour ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

4 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

5 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

24 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.