Categories: Fair Play

Liga 1: Antiklimaks! Persebaya Hancur Lebur di Laga Terakhir, Serahkan Kemenangan untuk Bali United di Hadapan Bonek

METROTODAY, SURABAYA – Persebaya Surabaya gagal mendapatkan happy ending di Liga 1 musim 2024-2025. Green Force bahkan harus menelan pahitnya kekalahan di depan publiknya sendiri.

Persebaya menutup kompetisi Liga 1 musim ini dengan antiklimaks setelah kalah dari Bali United 1-3 di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (23/5). Rekor kekalahan Persebaya dari Bali United di kandang sendiri pun bertambah.

‎Hasil negatif di laga terakhir itu membuat Persebaya menutup musim di peringkat keempat klasemen dengan raihan 56 poin. ‎Posisi keempat sebenarnya bukanlah akhir yang buruk mengingat pada musim lalu, Green Force terpuruk di posisi 12 klasemen akhir.

Namun, posisi itu jelas tak sesuai harapan. Bahkan, Green Force gagal memenuhi ambisi tampil di kompetisi Asia.

Selain itu, grafik performa Persebaya menunjukkan penurunan di paro kedua musim. Tim kebanggaan Arek Suroboyo itu sempat mendominasi posisi puncak klasemen di putaran pertama, namun tak sekali pun mampu merebutnya lagi dari Persib Bandung di putaran kedua.

‎Kegagalan meraih kemenangan di laga-laga penting jadi penyebabnya. Catatan menunjukkan, Persebaya gagal mempertahankan keunggulan di sejumlah laga.

Khusus menghadapi Bali United Jumat malam, Asisten pelatih Persebaya Surabaya Uston Nawawi mengungkapkan, para pemain banyak melakukan kesalahan sendiri. Hal itu membuat Bali United leluasa mencetak gol.

‎“Kami sudah tahu cara main Bali United, tapi memang (kekalahan ini) dari kesalahan-kesalahan kami sendiri. Kami juga menciptakan banyak peluang. Dalam sepak bola, main bagus saja tidak cukup,” kata Uston dalam jumpa pers pasca laga.

‎Uston tentu kecewa karena pertandingan penutup musim ini malah berujung kekalahan di kandang sendiri, dan juga seharusnya menjadi kado perpisahan yang berkesan bagi pemain senior Muhammad Hidayat.

Bali United tampil trengginas sejak menit awal dan membuka skor cepat lewat tendangan Irfan Jaya di menit keempat. Mantan pemain Persebaya itu jadi mimpi buruk tuan rumah dengan aksi-aksinya mengganggu pertahanan Persebaya.

Menit ke-26, Bali United menggandakan keunggulan melalui gol Rahmat Arjuna usai menerima assist dari Ricky Fajrin. Kombinasi serangan cepat dan umpan presisi membuat lini belakang Persebaya kewalahan.

Meski sempat menciptakan beberapa peluang, Persebaya tak mampu memperkecil ketertinggalan di babak pertama. Skor 0-2 menutup paruh pertama dengan keunggulan mutlak Bali United yang tampil lebih efektif.

Harapan sempat muncul di menit ke-65 saat Francisco Rivera mencetak gol setelah menerima umpan Arief Catur. Skor menjadi 1-2 dan semangat Persebaya kembali membara untuk menyamakan kedudukan.

Sayangnya, efektivitas serangan yang buruk membuat peluang emas Persebaya tak berujung gol. Flavio Silva dan Bruno Moreira jadi sorotan karena tak mampu mengonversi peluang menjadi gol.

Puncaknya terjadi di menit ke-81 ketika Boris Kopitovic mencetak gol ketiga Bali United. Gol itu sekaligus memupuskan harapan tuan rumah untuk menyamakan skor di laga terakhir musim ini. (*)

Anton Hadiyanto

Recent Posts

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

1 hour ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

3 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

21 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

23 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

1 day ago

This website uses cookies.