Categories: Fair Play

Uston Nawawi Gantikan Paul Munster di Dua Laga Terakhir Persebaya

METROTODAY, SURABAYA – Persebaya Surabaya dipastikan menjalani dua laga tersisa musim ini tanpa pelatih kepala Paul Munster.

Sang pelatih harus absen usai menerima kartu merah langsung dalam pertandingan melawan Semen Padang, Minggu (12/5) malam.

Sebagai pengganti, asisten pelatih Uston Nawawi akan memimpin tim pada dua laga tersisa saat menghadapi Borneo FC dan Bali United.

“Kartu merah yang diterima Coach Paul memang cukup mengejutkan,” ujar Uston dalam keterangannya, Kamis (15/5).

Meski begitu, Uston mengaku siap menjalankan tugas tersebut. Ia menegaskan akan memaksimalkan dua pertandingan terakhir demi meraih poin penuh.

“Kami akan fokus dan bekerja keras menghadapi dua laga tersisa,” tegas mantan gelandang Timnas Indonesia itu.

Insiden kartu merah Munster dipicu oleh perselisihan dengan asisten pelatih Semen Padang. Akibatnya, ia terancam mendapat sanksi tambahan dan dipastikan absen di dua pertandingan krusial tersebut.

Kendati tanpa kehadiran pelatih kepala di bench, Uston memastikan Munster tetap terlibat dalam persiapan tim.

“Coach Paul tetap akan berperan dalam evaluasi dan strategi tim untuk dua laga terakhir,” ujarnya.

Saat ini, Persebaya berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 55 poin. Dua kemenangan atas Borneo FC dan Bali United menjadi target utama untuk merebut posisi runner-up dan mengamankan tiket ke kompetisi Asia musim depan.

“Target kami jelas, yaitu menang dan finis di peringkat kedua. Kami akan berjuang habis-habisan untuk mewujudkannya,” pungkas Uston. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

2 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

4 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

5 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

24 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.