Categories: Fair Play

Piala Liga Inggris: Liverpool Yang Kelelahan Hadapi Newcastle di Partai Puncak, Saatnya The Magpies Angkat Trofi?

METROTODAY, LONDON – Dua tim papan atas Premier League beradu kuat di partai puncak Piala Liga Inggris. Liverpool dan Newcastle United membawa misi kebangkitan untuk merebut trofi turnamen EFL Cup itu.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Wembley, London, Pelatih Liverpool Arne Slot punya kesempatan untuk meraih trofi pertamanya bersama Liverpool. Upaya yang tak mudah jika melihat perjalanan kedua tim di beberapa laga terakhir.

Jika melihat kiprah di Premier League musim ini, Liverpool jelas lebih diunggulkan. Tim juara bertahan EFL Cup itu saat ini baru sekali kalah. Mereka unggul hingga 15 poin dari Arsenal yang berada di posisi runner-up. Saat pertemuan terakhir dengan Newcastle bulan lalu (27/2) pun, Liverpool juga mampu menang 2-0.

Tapi, ada dua hal yang jadi masalah bagi The Reds, julukan Liverpool. Pertama, mereka baru saja tersingkir dari Liga Champions setelah kalah adu penalti dari Paris Saint-Germain (PSG) pada Rabu (12/3) dini hari WIB lalu.

Sebuah kekalahan yang mengecewakan dan menyakitkan bagi para pemain LFC. Mohamed Salah bahkan tak kuasa menahan air mata setelah laga. Jika tak kunjung bangkit, trofi EFL Cup pun bisa saja lepas musim ini.

Selain itu, Liverpool di bawah kepemimpinan Arne Slot musim ini jarang melakukan rotasi. Hal itu disinyalir jadi salah satu sebab Liverpool kalah dari PSG. Virgil Van Dijk dkk tampak kelelahan dan menurun saat perpanjangan waktu.

Bek kanan Trent Alexander-Arnold bahkan cedera dan dipastikan absen lawan Newcastle. Situasi ‘kelelahan’ itu pun bisa saja berulang jika LFC harus bermain imbang dalam 2 x 45 menit malam nanti.

Newcastle Haus Gelar

Sementara itu Newcastle United tiba di Wembley dengan motivasi mengakhiri paceklik gelar. Terakhir kali mereka mengangkat trofi pada 1969, tepatnya saat menang dari klub Hungaria Ujpest di final Piala Fairs.

Penantian lebih lama terjadi di ajang domestik. The Magpies -julukan Newcastle- terakhir kali meraih gelar juara saat Piala FA 1955, atau 70 tahun silam.

“Kami ingin mengakhiri penantian untuk meraih trofi. Ini adalah kesempatan untuk mengukir sejarah dan dikenang secara positif,” tutur pelatih Newcastle Eddie Howe dikutip dari BBC. (*)

 

PERKIRAAN PEMAIN

Liverpool (4-2-3-1): 62-Kelleher (g); 78-Quansah, 5-Konate, 4-Van Dijk (c), 26-Robertson; 10-Mac Allister, 38-Gravenberch; 11-Salah, 8-Szoboszlai, 7-Diaz; 18-Gakpo

Pelatih: Arne Slot

Newcastle United (4-3-3): 1-Dubravka (g); 2-Trippier (c), 5-Schar, 33-Burn, 21-Livramento; 39-Guimaraes, 8-Tonali, 7-Joelinton; 23-Murphy, 14-Isak, 11-Barnes

Pelatih: Eddie Howe

Anton Hadiyanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

6 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

17 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

17 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

18 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

19 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

19 hours ago

This website uses cookies.