IKON ANYAR: Gerakan ikonik Khvicha Kvaratskhelia yang tertangkap kamera dengan elegan menjadi inspirasi logo sementara Ligue 1 di pekan ke-25
METROTODAY, PARIS – Belum genap satu musim memperkuat Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia sudah menancapkan hegemoninya di kompetisi Ligue 1. Kasta tertinggi Liga Prancis itu menghormatinya dengan menjadi inspirasi logo sementara Ligue 1.
Perubahan terjadi pada logo Ligue 1 pada pekan laga ke-25 Senin (10/3). Dari semula logo Ligue 1 berupa huruf L dan angka 1 yang berimpit, berubah jadi gambar pesepak bola terbang sambil mengontrol bola.
Pemain yang dimaksud adalah andalan baru Paris Saint-Germain (PSG) Khvicha Kvaratskhelia.Kvara, sapaannya, jadi sosok yang menginspirasi logo sementara Ligue 1 karena pergerakan ikoniknya saat melawan Stade Rennais pada Sabtu (8/3).
Seperti dilansir Kick Football, Ligue 1 memutuskan foto ikonik Kvara itu sebagai logo khusus pekan ke-25. Dengan latar belakang biru, foto tersebut berupa siluet putih.
Istimewa, lantaran, dalam laga tersebut, Kvara hanya tampil 25 menit sebagai pengganti. Logo Kvara di Ligue 1 pun disandingkan dengan logo Bundesliga yang menggambarkan pesepak bola mengontrol bola. Nah, logo Ligue 1 versi Kvara dianggap lebih atraktif.
’’Dia pemain dengan potensi besar. Kami sudah melihatnya sejak dia masih di Napoli. Dia bermain semakin bagus. Kami bangga bisa memilikinya,’’ puji pelatih PSG Luis Enrique di laman resmi klub. (*)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.