Categories: Bisnis

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi, OJK Dorong Obligasi Daerah Jadi Sumber Pembiayaan Baru

METROTODAY JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya diversifikasi sumber pendanaan baru di luar sektor perbankan demi menopang target pertumbuhan ekonomi nasional.

Kebutuhan dana yang masif untuk pembangunan menjadi alasan utama perlunya akselerasi pendalaman pasar keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Indonesia membutuhkan estimasi pembiayaan yang sangat besar untuk menyokong pertumbuhan ekonomi, khususnya menjelang tahun 2027.

“Indonesia butuh pembiayaan yang besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kita, mungkin sekitar Rp 8.600-an triliun. Ini tidak bisa hanya didukung oleh perbankan, tetapi harus muncul sumber-sumber pembiayaan baru,” ujar Friderica dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) di Jakarta, Senin (25/5).

Guna merealisasikan target tersebut, OJK menempatkan pendalaman pasar keuangan sebagai salah satu program prioritas. Sektor pasar modal dibidik sebagai alternatif utama, salah satunya lewat instrumen obligasi daerah (municipal bonds). Instrumen ini diharapkan mampu menjadi stimulus pembiayaan proyek strategis di berbagai wilayah.

Selain obligasi daerah, OJK juga merancang sejumlah strategi penguatan sektor keuangan, antara lain penguatan sektor riil dengan memperkuat ekosistem dan pembiayaan bagi pelaku UMKM, mendorong ekonomi hijau melalui ekonomi karbon dan keuangan berkelanjutan (sustainable finance), mengembangkan keuangan digital yang aman serta memperkuat sektor jasa keuangan syariah, dan meningkatkan literasi, inklusi, dan integritas sektor jasa keuangan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Friderica mengingatkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih berada di bawah tingkat pertumbuhan potensial (potential growth rate) yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap) menuju negara maju.

“Sektor jasa keuangan dituntut memainkan peran lebih strategis. Bukan hanya sebagai sarana investasi jangka pendek, melainkan sebagai sumber utama pembiayaan jangka panjang bagi perekonomian nasional,” tegasnya.

Sebagai motor penggerak baru, OJK tengah mengoptimalkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Saat ini, program tersebut telah berjalan di 40 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan fokus pada tiga sektor unggulan, yaitu agrikultur, ekonomi kreatif dan pariwisata.

OJK memastikan program PED ini mengusung asas keberlanjutan melalu pelaksanaan yang kontinu dan perluasan pendalaman pasar. Sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan otoritas menjadi kunci utama agar potensi mentah di daerah bisa ditransformasikan menjadi keunggulan produktif.

Di tengah ketidakpastian dan dinamika geopolitik global, OJK mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk tetap optimistis. Penguatan ekonomi domestik yang dimulai dari daerah dinilai bakal menjadi benteng sekaligus penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan sejahtera. (red/mt)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sengit! Ini Hasil Undian Fase Liga Europa League 2026/2027: Juventus dan Milan Lakoni Big Match

Grimaldi Forum, Monako, menjadi saksi pengundian babak fase liga (league phase) Liga Europa musim 2026/2027…

14 hours ago

Perkuat Budaya Antikorupsi, Dinas P2CKTR Sidoarjo Sosialisasikan Gerakan Anti Gratifikasi

Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Kabupaten Sidoarjo menggelar sosialisasi tentang tekad…

21 hours ago

Hasil Drawing Liga Champions 2026/27: Sajikan Banyak Duel Bintang Lima

Fase liga UEFA Champions League (UCL) musim 2026/2027 dipastikan bakal menyuguhkan tontonan kelas wahid sejak…

1 day ago

Satpol PP Tertibkan Warung Penjual Miras Tanpa Izin dan Karaoke di Putro Agung Surabaya

Sebuah tempat usaha di kawasan Jalan Putro Agung, Kelurahan Rangkah, Surabaya, dilaporkan menjual minuman beralkohol…

2 days ago

Pemkot Surabaya Kebut Penyelesaian 100 Titik Drainase sebelum Musim Hujan

Pemerintah Kota Surabaya terus mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur penanganan banjir jelang datangnya musim penghujan.

2 days ago

DLH Surabaya Gerak Cepat Selidiki Limbah Medis di Sidoarjo, PT Wastec Diminta Bersihkan Lokasi

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya segera menindaklanjuti laporan pengawasan DLH Kabupaten Sidoarjo terkait temuan…

2 days ago

This website uses cookies.