Categories: Bisnis

Pentingnya Kepatuhan Pajak: Panther Solutions Gelar Seminar Edukasi Bisnis di Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Pajak perlu dipandang bukan sebagai beban, tetapi fondasi penting dalam membangun bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Hal itu menjadi salah satu yang mengemuka dalam seminar edukatif bertajuk “Pajak Dasar untuk Bisnis dan Pribadi”.

Panther Solutions, perusahaan konsultan hukum dan bisnis berbasis di Surabaya, menghadirkan seminar tersebut di Hotel Deka, Surabaya, pada Sabtu (22/11). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan pelaku usaha, profesional, hingga masyarakat umum yang ingin memahami tata kelola pajak secara praktis.

Dalam kegiatan tersebut, Panther Solutions menegaskan komitmennya untuk berperan aktif memberikan edukasi publik, khususnya di bidang hukum dan perpajakan. Selain itu, perusahaan mendorong pelaku usaha menjalankan bisnis yang sehat, patuh hukum, dan berkelanjutan melalui pendekatan integrated business solutions yang menjadi ciri khas Panther.

Narasumber utama, Farid Wijanarko, S.E., Associate Manager Kantor Akuntan Publik HLB Hadori, Sugiarto, Adi & Rekan Surabaya, membawakan materi mengenai pentingnya pajak bagi bisnis, cara memilih skema pajak yang paling efisien, hingga risiko denda jutaan rupiah akibat kelalaian pelaporan pajak. Peserta juga mendapatkan tips strategi pajak yang mudah diterapkan dan bebas ribet.

Direktur Panther Solutions, Enrico Changgih (kanan) memberikan cinderamata kepada Associate Manager Kantor Akuntan Publik Farid Wijanarko usai acara Panther Solutions di Hotel Deka Surabaya. (Dite S. /MetroToday)

Direktur Panther Solutions, Enrico Changgih, dalam sambutannya menekankan bahwa pajak perlu dipandang bukan sebagai beban, tetapi sebagai fondasi penting dalam membangun bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

”Kami ingin masyarakat melihat pajak sebagai bagian dari manajemen bisnis modern. Melalui edukasi seperti ini, Panther Solutions membantu pelaku usaha memahami pentingnya kepatuhan pajak dan hukum secara bersamaan,” ujar Enrico.

Tidak hanya membahas pajak, seminar juga menyoroti pentingnya kesadaran hukum serta tata kelola bisnis yang benar, terutama di era digital. Tim Panther menjelaskan bahwa kesalahan administratif maupun pengabaian perizinan dapat memunculkan risiko hukum dan finansial yang besar bagi perusahaan.

Enrico juga menyoroti masih rendahnya pemahaman pelaku usaha terkait perizinan dan legalitas. Menurutnya, banyak pelaku usaha tidak menyadari bahwa legalitas merupakan bagian dari perlindungan hukum.

“Melalui Divisi Legalitas & Perizinan, Panther Solutions mendampingi klien dalam pemenuhan dokumen dan kepatuhan usaha secara resmi melalui OSS-RBA dan AHU Online — bukan sebagai birokrasi tambahan, melainkan sebagai konsultan hukum administratif,” jelasnya. (dite)

Naufal

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

1 hour ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

3 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

5 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

24 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.