Unesa Siapkan Tenaga Pendamping Pembelajaran, Kirim TPP ke Program SNT di NTT dan Malut

METROTODAY, SURABAYA – Pemerataan pendidikan bermutu tidak hanya soal tersedianya bangunan sekolah, tetapi juga kemampuan menghadirkan pembelajaran berkualitas di wilayah yang menghadapi tantangan geografis.

Kebutuhan tersebut dijawab melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang kini berlangsung di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara dua dari 17 lokasi penyelenggaraan SNT di Indonesia.

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) turut mendukung program ini dengan menyiapkan dan mendampingi Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP).

Bersama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) lainnya, Unesa diberi mandat memastikan para pendamping memiliki kesiapan akademik dan profesional sebelum bertugas di sekolah sasaran.

Pada tahap awal, program menyasar jenjang SMP dan SMA dengan masing-masing dua rombongan belajar. Para TPP ditempatkan untuk mendukung proses pembelajaran, membantu sekolah mengembangkan inovasi, memanfaatkan teknologi pendidikan, serta membangun komunikasi dengan berbagai unsur sekolah.

Pemerataan pendidikan yang dilakukan oleh Unesa melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang kini berlangsung di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Istimewa)

Ketua Tim Program SNT LPTK Unesa, Mochamad Nursalim, menjelaskan kesiapan pendamping menjadi bagian krusial. Para TPP pun mengikuti seleksi ketat yang menilai kompetensi bidang studi, kemampuan komunikasi dan kolaborasi, serta kesiapan beradaptasi dengan lingkungan penempatan.

Anggota Tim Seleksi TPP, Yes Matheos Lasarus Malaikosa, menegaskan seluruh pendamping yang lolos telah dinilai memenuhi syarat.

“Seluruh TPP yang dinyatakan lulus telah mengikuti proses seleksi secara objektif. Para TPP telah memenuhi persyaratan, memiliki kompetensi sesuai bidang studi, dan dinilai layak melaksanakan tugas pendampingan pembelajaran di lokasi SNT masing-masing,” ujarnya, Sabtu (29/8).

Koordinator pendampingan SNT Kabupaten Kupang, Andi Kristanto, menjelaskan SNT dirancang dengan pendekatan terintegrasi.

METROTODAY, SURABAYA – Pemerataan pendidikan bermutu tidak hanya soal tersedianya bangunan sekolah, tetapi juga kemampuan menghadirkan pembelajaran berkualitas di wilayah yang menghadapi tantangan geografis.

Kebutuhan tersebut dijawab melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang kini berlangsung di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara dua dari 17 lokasi penyelenggaraan SNT di Indonesia.

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) turut mendukung program ini dengan menyiapkan dan mendampingi Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP).

Bersama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) lainnya, Unesa diberi mandat memastikan para pendamping memiliki kesiapan akademik dan profesional sebelum bertugas di sekolah sasaran.

Pada tahap awal, program menyasar jenjang SMP dan SMA dengan masing-masing dua rombongan belajar. Para TPP ditempatkan untuk mendukung proses pembelajaran, membantu sekolah mengembangkan inovasi, memanfaatkan teknologi pendidikan, serta membangun komunikasi dengan berbagai unsur sekolah.

Pemerataan pendidikan yang dilakukan oleh Unesa melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang kini berlangsung di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Istimewa)

Ketua Tim Program SNT LPTK Unesa, Mochamad Nursalim, menjelaskan kesiapan pendamping menjadi bagian krusial. Para TPP pun mengikuti seleksi ketat yang menilai kompetensi bidang studi, kemampuan komunikasi dan kolaborasi, serta kesiapan beradaptasi dengan lingkungan penempatan.

Anggota Tim Seleksi TPP, Yes Matheos Lasarus Malaikosa, menegaskan seluruh pendamping yang lolos telah dinilai memenuhi syarat.

“Seluruh TPP yang dinyatakan lulus telah mengikuti proses seleksi secara objektif. Para TPP telah memenuhi persyaratan, memiliki kompetensi sesuai bidang studi, dan dinilai layak melaksanakan tugas pendampingan pembelajaran di lokasi SNT masing-masing,” ujarnya, Sabtu (29/8).

Koordinator pendampingan SNT Kabupaten Kupang, Andi Kristanto, menjelaskan SNT dirancang dengan pendekatan terintegrasi.

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait