METROTODAY, MANCHESTER – Era keemasan Manchester City bersama Pep Guardiola dilaporkan segera berakhir. Pelatih berkepala plontos itu akan meninggalkan kursi manajer City pada akhir musim 2025/2026 setelah genap satu dekade.
Kabar itu kali pertama dikabarkan oleh beberapa media besar Inggris pada Selasa (19/05/2026). Sky Sports menyebut Guardiola segera menyudahi kontraknya bersama City meski kontraknya masih tersisa satu tahun lagi hingga 2027.
Kabar itu menguat setelah sejumlah pihak internal menyebut City mempersiapkan perpisahan untuk Guardiola. Musim ini City gagal menutup musim dengan gelar Premier League.
Kabar “bocor alus” hengkangnya Pep Guardiola sedikit disayangkan oleh beberapa pundit. Salah satunya Gary Neville.
”Saya sedikit terkejut dengan rumor hengkangnya Pep dari Manchester City,” ujarnya kepada Sky Sports dilansir dari Daily Mail. Terlebih, kabar itu mencuat di saat The Sky Blues -julukan Manchester City- sedang berjuang merebut tahta puncak klasemen melawan Arsenal.
”Bocornya kabar seperti ini bisa saja memecahkan fokus pemain City dalam perburuan gelar, sama halnya seperti kepergian Sir Alex dari United dan Jurgen Klopp dari Liverpool,” Ujarnya imbuhnya.
Pep Guardiola hadir di persepakbolaan Inggris tahun 2016 sebagai salah satu pelatih tereksis. Sebelumnya dia malang melintang memenangi trofi liga Jerman, Spanyol, hingga Liga Champions bersama FC Barcelona dan FC Bayern Munich.
Dengan segudang pengalaman, mantan pelatih FC Barcelona dan FC Bayern Munich itu berhasil membawa Manchester City mendominasi Inggris dan Eropa. Pep mempersembahkan banyak trofi domestik dan trofi Liga Champions pertama dalam sejarah Manchester City. Ia meraih sekitar 20 trofi selama 10 tahun menangani klub kebanggaan The Cityzens.
Jika benar adanya, pamitnya Guardiola akan dianggap menjadi salah satu kisah pelatih paling sukses di era sepak bola modern. Banyak pengamat memandang peninggalan terbesar Guardiola tak hanya soal trofi, tetapi juga perubahan gaya bermain sepak bola Inggris. Filosofi possession football dan build-up dari kaki ke kaki yang ia terapkan di City banyak diadopsi klub-klub Premier League lainnya.
Media Inggris lain seperti The Guardian melaporkan bahwa Guardiola telah memberi tahu para pemainnya terkait rencana kepergian tersebut. Dalam laporan itu, mantan asisten Guardiola, Enzo Maresca, diidentifikasi sebagai kandidat kuat suksesor Pep di Etihad Stadium.
The Guardian menyebut pihak City sendiri sudah menyepakati kontrak tiga tahun secara lisan dengan Maresca.
Dalam beberapa bulan terakhir, Guardiola memang beberapa kali menghindari pertanyaan soal masa depannya. Saat ditanya media, ia hanya menjawab singkat soal kontraknya dan enggan menjamin kepastian mengenai masa depannya di klub biru muda ini.
”Masih satu tahun lagi,” tepis Pep ketika diwawancarai Fox sports usai menjuarai piala FA.
Kepergian Guardiola dipandang akan membawa perubahan di tubuh klub. Pemain senior seperti Bernardo Silva dan John Stones diprediksi akan meninggalkan klub ketika kontraknya berakhir musim panas nanti.
”Pep Guardiola akan beristirahat minimal setahun setelah mengundurkan diri. Ketika kembali, ia hanya tertarik dengan tawaran melatih timnas. Saat ini hampir mustahil melihatnya melatih klub lagi,” cuit jurnalis Sagonzalezbueno di akun X pribadinya. (ezaar)

