METROTODAY, SURABAYA – Jelang Lebaran 2026, tidak hanya stasiun yang dipadati pemudik, volume pengiriman barang ke berbagai daerah juga mengalami peningkatan signifikan. Banyak pemudik yang memilih mengirim barang, terutama sepeda motor, untuk digunakan sebagai alat transportasi saat berada di kampung halaman atau daerah tujuan liburan.
Pada layanan pengiriman barang KAI Logistik di Stasiun Surabaya Gubeng, peningkatan jumlah paket sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir. Manager Wilayah Timur PT Kereta Api Logistik, Sasongko Budianto, mengungkapkan kenaikan yang cukup besar dibandingkan hari-hari biasa.
“Terkait dengan kondisi paket ya, pengiriman paket masa saat angkutan mudik lebaran terdapat kenaikan yang cukup signifikan dari hari-hari sebelumnya yang selama ini kurang lebih di angka sekitar 5 persen dari rata-rata harian yang sudah berjalan,” ujar Sasongko, Rabu (18/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya telah menambah sumber daya manusia serta menyiapkan sarana dan prasarana pendukung.
Dalam lima hari terakhir, tercatat kenaikan volume pengiriman menuju tujuan favorit seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung.
“Dalam lima hari terakhir ini ada kenaikan terkait dengan volume pengiriman menuju Jakarta, maupun Jogja, dan Bandung. Ini tujuan-tujuan yang memang favorit selama masa angkutan lebaran. Ya, per harinya memang kami di sekitar untuk dari Surabaya Gubeng ini di 5 ton ada kami minimal di 5 ton untuk kenaikan pengiriman ke arah Jakarta maupun Bandung maupun ke Jogja,” terangnya.
Menurut Sasongko, barang yang mendominasi pengiriman adalah sepeda motor, makanan, hewan peliharaan memang ada peningkatan juga. “Jadi memang untuk mendukung kegiatan lebaran biasanya para pemudik mengirimkan motornya,” tuturnya.
Terkait batas waktu pengiriman, ia menyatakan bahwa batas penerimaan paket adalah tanggal 17 Maret 2026 untuk pemberangkatan pada tanggal 18 Maret 2026.
“Batas waktu pengiriman kami terima di tanggal 17 untuk pemberangkatan di tanggal 18. Jadi kami pemberangkatan terakhir untuk pengiriman paket di tanggal 18 Maret 2026 di masa angkutan lebaran,” katanya.
Tak hanya pengiriman dari Surabaya ke berbagai daerah, pengiriman dari luar Surabaya yang bertujuan ke Surabaya juga mengalami peningkatan, terutama dari Bandung dan Jakarta.
“Pengiriman dari luar Surabaya tujuan ke Surabaya juga menurutnya mengalami peningkatan terkait dengan masa angkutan lebaran ini, baik dari Bandung dan Jakarta. Ini juga mengalami peningkatan yang diterima di Surabaya,” imbuhnya.
Salah satu masyarakat yang memanfaatkan layanan ini adalah Lukman Raja, pemudik asal Bandung yang telah tiba di Surabaya beberapa hari lalu. Ia mengirim sepeda motornya untuk menikmati libur hari raya dengan lebih hemat dan fleksibel.
“Ya supaya hemat kalau bawa kendaraan sendiri. Bisa keliling ke Surabaya juga,” ujar Lukman. Ia menambahkan bahwa paket motornya yang dikirim dari Bandung tiba hanya dalam waktu satu hari. (ahm)


