2 April 2026, 11:53 AM WIB

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono Meninggal Dunia di Siloam Hospitals Jakarta

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Kabar duka menyelimuti legislatif Kota Pahlawan. Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, meninggal dunia Selasa (10/2) malam pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Cak Awi tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit kanker hati. Kepergian sosok kader senior PDI Perjuangan ini menjadi duka mendalam bagi rekan sejawat dan masyarakat Surabaya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, membenarkan kabar duka tersebut. Menurutnya, kabar ini sangat mengejutkan bagi seluruh kader partai.

“Iya, kami dapat kabar beliau meninggal malam hari ini,” ujar Budi Leksono, Selasa (10/2).

Sebelum dikabarkan wafat, kondisi kesehatan Adi Sutarwijono memang sempat menjadi sorotan. Sekretaris DPRD Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi, sebelumnya sempat memberikan keterangan terkait masa pengobatan sang Ketua yang didampingi oleh pihak keluarga.

“Ini sekaligus menjawab pertanyaan sejumlah masyarakat dan kawan-kawan media mengenai kondisi Ketua DPRD Surabaya,” jelas Musdiq.

Musdiq menjelaskan bahwa proses pemulihan Adi memerlukan ketenangan dan privasi yang cukup. Pihak Sekretariat Dewan bahkan sempat meminta pengertian publik agar memberikan waktu bagi Adi untuk beristirahat total demi mengoptimalkan penyembuhan.

“Dengan hormat kami memohon pengertian semua pihak untuk sementara waktu tidak melakukan kunjungan agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan beliau bisa sehat kembali seperti sediakala,” terangnya.

Meski tengah menjalani perawatan intensif di Jakarta, Musdiq memastikan bahwa roda organisasi di DPRD Surabaya tidak terhambat. Seluruh agenda kedewanan tetap berjalan sesuai jadwal dengan kepemimpinan kolektif dari para Wakil Ketua.

“Pelaksanaan tugas pimpinan dewan sementara waktu dilaksanakan oleh para Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya sesuai dengan ketentuan tata tertib yang berlaku,” tegas Musdiq.

Adi Sutarwijono dikenal sebagai politisi yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan masyarakat. Adi juga pernah menjadi wartawan harian Surya dan majalah Tempo.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana pemulangan jenazah ke Surabaya. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Kabar duka menyelimuti legislatif Kota Pahlawan. Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, meninggal dunia Selasa (10/2) malam pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Cak Awi tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit kanker hati. Kepergian sosok kader senior PDI Perjuangan ini menjadi duka mendalam bagi rekan sejawat dan masyarakat Surabaya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, membenarkan kabar duka tersebut. Menurutnya, kabar ini sangat mengejutkan bagi seluruh kader partai.

“Iya, kami dapat kabar beliau meninggal malam hari ini,” ujar Budi Leksono, Selasa (10/2).

Sebelum dikabarkan wafat, kondisi kesehatan Adi Sutarwijono memang sempat menjadi sorotan. Sekretaris DPRD Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi, sebelumnya sempat memberikan keterangan terkait masa pengobatan sang Ketua yang didampingi oleh pihak keluarga.

“Ini sekaligus menjawab pertanyaan sejumlah masyarakat dan kawan-kawan media mengenai kondisi Ketua DPRD Surabaya,” jelas Musdiq.

Musdiq menjelaskan bahwa proses pemulihan Adi memerlukan ketenangan dan privasi yang cukup. Pihak Sekretariat Dewan bahkan sempat meminta pengertian publik agar memberikan waktu bagi Adi untuk beristirahat total demi mengoptimalkan penyembuhan.

“Dengan hormat kami memohon pengertian semua pihak untuk sementara waktu tidak melakukan kunjungan agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan beliau bisa sehat kembali seperti sediakala,” terangnya.

Meski tengah menjalani perawatan intensif di Jakarta, Musdiq memastikan bahwa roda organisasi di DPRD Surabaya tidak terhambat. Seluruh agenda kedewanan tetap berjalan sesuai jadwal dengan kepemimpinan kolektif dari para Wakil Ketua.

“Pelaksanaan tugas pimpinan dewan sementara waktu dilaksanakan oleh para Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya sesuai dengan ketentuan tata tertib yang berlaku,” tegas Musdiq.

Adi Sutarwijono dikenal sebagai politisi yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan masyarakat. Adi juga pernah menjadi wartawan harian Surya dan majalah Tempo.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana pemulangan jenazah ke Surabaya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait