Categories: Woman Files

Kunci Menemukan Kebahagiaan di Tengah Hidup yang Terlalu Cepat

METROTODAY, SIDOARJO – Gaya hidup masyarakat modern kini serba cepat dan dinamis. Tuntutan pekerjaan, tekanan sosial, serta perkembangan teknologi membuat banyak orang merasa kelelahan dan kehilangan waktu untuk menikmati hidup.

Di tengah kesibukan yang tak berujung, muncul pertanyaan penting tentang bagaimana menemukan kebahagiaan sejati di era yang serba terburu-buru ini.

Perkembangan digital membawa kemudahan, tetapi juga menciptakan ritme hidup yang semakin padat. Banyak orang terbiasa melakukan berbagai hal sekaligus, berpindah dari satu tugas ke tugas lain tanpa jeda.

Akibatnya, muncul kelelahan emosional dan penurunan kualitas hidup karena kurangnya waktu untuk beristirahat dan menikmati momen sederhana.

Dikutip dari laman Kompas Lifestyle edisi Mei 2025, psikolog klinis menyebut bahwa salah satu penyebab utama stres masa kini adalah kebiasaan hidup cepat tanpa keseimbangan.

“Orang modern sering merasa harus produktif setiap saat, padahal tubuh dan pikiran butuh waktu untuk berhenti. Bahagia justru muncul ketika seseorang mampu melambat dan sadar pada apa yang sedang dijalani,” tulis laporan tersebut.

Banyak individu kini mulai mencari cara sederhana untuk kembali menemukan kebahagiaan, seperti berjalan santai tanpa gawai, berkumpul bersama keluarga, membaca buku, atau menghabiskan waktu di alam.

Kegiatan kecil yang sering diabaikan ternyata mampu menumbuhkan rasa syukur dan menghadirkan ketenangan di tengah tekanan hidup.

Hasil survei nasional Indonesia Wellbeing Index 2025 juga menunjukkan bahwa 64 persen responden merasa lebih bahagia ketika membatasi waktu di media sosial dan lebih fokus pada hubungan nyata dengan orang di sekitar.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari pencapaian besar, tetapi dari keseimbangan antara aktivitas, istirahat, dan hubungan sosial yang sehat.

Hidup cepat memang tidak bisa dihindari di era modern, tetapi kebahagiaan tetap bisa ditemukan dengan melambat sejenak. Menghargai waktu, mengelola diri, dan menyadari hal-hal kecil di sekitar menjadi kunci untuk menemukan bahagia di tengah dunia yang terus bergerak cepat. (ana sofiana/red)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

57 minutes ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

1 hour ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

2 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

3 hours ago

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Perkampungan dan Jalan Raya di Surabaya Terendam Banjir

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…

3 hours ago

Rektor UINSA Dukung Upaya Kemenag, untuk Peningkatan Kesejahteraan Guru Madrasah

Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan perbaikan tata kelola dan peningkatan kesejahteraan guru madrasah di seluruh…

21 hours ago

This website uses cookies.