Mbah Barnawi menjadi bagian penting dalam sejarah penyebaran ajaran Islam di Sidoarjo. Beliau adalah tokoh besar. Tak hanya dikenal sebagai pejuang, Mbah Barnawi juga meninggalkan warisan spiritual mendalam.
Di balik kesunyian Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, tersimpan kisah luar biasa tentang sosok yang menjadi bagian penting dalam sejarah penyebaran ajaran Islam di Sidoarjo: Mbah Barnawi.
Sayyid Hasan Al-Madinah atau yang biasa dikenal dengan nama Sayyid Hasan Madinah adalah cicit dari Sunan Gunungjati atau Syarif Hidayatullah, salah satu dari Walisongo. Dikenal memiliki banyak karamah.
Siapakah Sayyid Hasan Al-Madinah itu? Menurut keterangan Qomaruddin, tokoh Desa Bohar, Kecamatan Bedangan, Sayyid Hasan Al-Madinah adalah putra Sayyid Arif Segoropuro, Pasuruan.
Desa Bohar, Kecamatan Taman, merupakan permukiman padat penduduk. Di tengah denyut kehidupan desa yang tak pernah sepi itulah bersemayam abadi seorang tokoh penyebar agama Islam bernama Sayyid Hasan Al-Madinah.
Apa hubungan Syaikh Makhdum Syarfin dengan Wali Songo? Secara spesifik beliau dapat dibilang sebagai cicit Sunan Ampel. Hubungan Syaikh Makhdum Syarfin dan Sunan Ampel tergambar dalam papan silsilah.
Bagaimana Syaikh Makhdum Syarfin ditemukan adalah kisah tersendiri yang menarik.Keberadaan makam tersebut baru diketahui sekitar tahun 2004. Lewat isyarat mimpi.
Makam Mbah Ud juga dipergunakan untuk menggelar pengajian dan aktivitas keagamaan lain. Apalagi saat haul Mbah Ud yang jatuh pada 27 Rajab bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj. Kompleks makam penuh sesak dengan ribu
SETELAH meninggal dan dimakamkan, karamah Mbah Ud menjadi berkah tersendiri bagi Desa Pagerwojo. Hal itu disampaikan Kades Pagerwojo Achmad Mulyanto. Desa Pagerwojo yang dulu termasuk terbelakang, atas izin Allah Swt,