Mbah Sahlan termasuk salah seorang ulama yang hidup pada masa perang kemerdekaan. Meski tidak ikut berperang langsung melawan penjajah, beliau kerap menjadi jujukan para pejuang yang meminta untuk didoakan,
Sejumlah anak-anak mengisi waktu tersebut dengan belajar tari Sufi di dalam masjid, diiringi irama sholawat dan hadrah sambil mereka berputar sambil menghayati gerakan setiap langkahnya.