Di tengah kesibukan rapat Badan Anggaran DPRD Sidoarjo, sebuah momen penuh khidmat diadakan untuk mengenang jasa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Presiden ke-4 Republik Indonesia itu ditetapkan sebagai pahlawan nasional
Tidak banyak yang mengenal nama Marsinah ketika ia masih hidup. Ia bukan tokoh publik, bukan aktivis yang sering tampil di panggung, melainkan seorang buruh pabrik jam tangan di Sidoarjo yang dikenal pemalu, teliti, dan
Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), secara resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf berjanji pihaknya akan mendengarkan aspirasi rakyat mengenai penolakan usulan Presiden Ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional yang akan ditetapkan pada 10 November 2025.