Letak kompleks makam bagian barat dan makam tengah hanya dipisahkan oleh jalan kampung selebar kurang lebih 8 meter. Namun, ukuran makam barat relatif lebih sempit. Sekitar 15 x 12 meter. Kondisi keduanya sangat kontras.
Cerita-cerita unik dan menggugah keingintahuan masyarakat turut menghiasi eksistensi makam Mbah Ibrahim Al-Jaelani di Bungurasih. Bahkan cerita tersebut disertai bukti yang sulit untuk ditampik kebenarannya.
Bungurasih adalah salah satu dari 17 desa di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Desa tersebut menyimpan banyak kisah persebaran Islam yang bertalian erat dengan sepak terjang Sunan Ampel.