Beberapa perjalanan kereta api menuju Surabaya dan Malang mengalami keterlambatan kedatangan. Hal ini disebabkan cuaca ekstrem dengan hujan tinggi yang menyertai genangan air di jalur utara wilayah Pekalongan, Daop 4 Sem
Banjir yang kerap melanda berbagai wilayah Surabaya setiap musim hujan bukanlah masalah baru. Data yang disimpan di Indieinoorlog.nl mencatat bahwa banjir sudah terjadi di Kota Pahlawan pada tahun 1947, dengan sejumlah pemukiman warga terendam air.
Pemkot Surabaya segera mengambil langkah penanganan setelah hujan deras mengguyur Kota Pahlawan sejak Minggu sore (4/1). Beberapa titik rawan banjir menjadi prioritas penanganan darurat, sekaligus masuk dalam rencana
Hujan deras dengan intensitas tinggi pada Sabtu (27/12) malam tak hanya membuat sejumlah jalanan di Kota Surabaya tergenang, namun air juga meluap hingga masuk ke pemukiman dan rumah-rumah warga.
Hujan deras yang turun selama lebih dari dua jam, Sabtu (27/12) malam membuat sejumlah kawasan di Kota Surabaya terendam banjir. Salah satu yang paling parah adalah Jalan Simo Kalangan, yang tergenang air setinggi hampir
Ajakan pertaubatan ekologi kepada warga terus dilakukan menyusul maraknya bencana yang terjadi akhir-akhir ini. Tak terkecuali seruan yang digaungkan oleh Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Publik (LBH AP) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo.
Meskipun ada rencana pembangunan tanggul laut untuk mencegah banjir rob, Pemkot Surabaya dinilai belum memungkinkan mewujudkannya saat ini. Sebaliknya, Kota Pahlawan lebih memprioritaskan optimalisasi rumah pompa, pintu
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya segera menyalurkan kembali bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatra-Aceh. Rencananya, bantuan akan dikirim pada Rabu (10/12) pagi
Langkah antisipasi banjir di musim hujan saat ini terus dilakukan Pemkab Sidoarjo. Setiap hari, sembilan alat berat dikerahkan untuk melakukan normalisasi sungai.