Diduga Diberi Telur Mentah untuk Turunkan Demam, Bayi 24 Hari Meninggal di RSUD Dr Soetomo

METROTODAY, SURABAYA – Bayi berusia 24 hari bernama Alena meninggal dunia, Minggu (11/10) sekira pukul 07.10 WIB, setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Sebelumnya, bayi tersebut diduga diberi telur mentah oleh neneknya dengan alasan untuk menurunkan demam yang justru memperburuk kondisinya.

“Bayi tersebut tiga hari dirawat di RSUD Dr. Soetomo. Pasien bayi tersebut meninggal dunia tadi pagi pukul 07.10 WIB. Kami turut berduka cita mendalam kepada pihak keluarga atas meninggalnya pasien bayi tersebut,” kata perwakilan Humas RSUD Dr. Soetomo, Adin Niken, Senin (12/10).

Kisah memilukan ini pertama kali dibagikan melalui akun Threads kerabat keluarga @calistaarisha yang menyebut Alena harus dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD Dr. Soetomo sejak Jumat (9/10).

Sebelumnya, Alena sempat dibawa ke Puskesmas lalu dirujuk ke sebuah rumah sakit di Waru Sidoarjo, dimana ditemukan adanya gangguan serius pada usus dan harus menjalani tindakan medis sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, turut menyampaikan belasungkawa dan memastikan pihaknya telah memantau penanganan medis Alena secara intensif.

“Kami sangat berduka. Saya meyakini tim RSUD Dr. Soetomo telah memberikan pelayanan maksimal,” kata Emil, Senin (12/10).

Berdasarkan informasi yang diterima, penyebab kematian Alena teridentifikasi akibat infeksi pada saluran pencernaannya.

Meski dugaan sementara mengarah pada pemberian telur mentah, Emil menegaskan agar hasil medis diserahkan sepenuhnya kepada tim medis untuk keakuratan informasi.

Setelah menjalani operasi di rumah sakit di Waru, kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan intensif di ruang NICU dan memerlukan transfusi darah. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Bayi berusia 24 hari bernama Alena meninggal dunia, Minggu (11/10) sekira pukul 07.10 WIB, setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Sebelumnya, bayi tersebut diduga diberi telur mentah oleh neneknya dengan alasan untuk menurunkan demam yang justru memperburuk kondisinya.

“Bayi tersebut tiga hari dirawat di RSUD Dr. Soetomo. Pasien bayi tersebut meninggal dunia tadi pagi pukul 07.10 WIB. Kami turut berduka cita mendalam kepada pihak keluarga atas meninggalnya pasien bayi tersebut,” kata perwakilan Humas RSUD Dr. Soetomo, Adin Niken, Senin (12/10).

Kisah memilukan ini pertama kali dibagikan melalui akun Threads kerabat keluarga @calistaarisha yang menyebut Alena harus dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD Dr. Soetomo sejak Jumat (9/10).

Sebelumnya, Alena sempat dibawa ke Puskesmas lalu dirujuk ke sebuah rumah sakit di Waru Sidoarjo, dimana ditemukan adanya gangguan serius pada usus dan harus menjalani tindakan medis sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, turut menyampaikan belasungkawa dan memastikan pihaknya telah memantau penanganan medis Alena secara intensif.

“Kami sangat berduka. Saya meyakini tim RSUD Dr. Soetomo telah memberikan pelayanan maksimal,” kata Emil, Senin (12/10).

Berdasarkan informasi yang diterima, penyebab kematian Alena teridentifikasi akibat infeksi pada saluran pencernaannya.

Meski dugaan sementara mengarah pada pemberian telur mentah, Emil menegaskan agar hasil medis diserahkan sepenuhnya kepada tim medis untuk keakuratan informasi.

Setelah menjalani operasi di rumah sakit di Waru, kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan intensif di ruang NICU dan memerlukan transfusi darah. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait